Thursday, 9 August 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Dari data yang dirilis Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tebo hingga Juli 2018, sudah 208 kasus perceraian. Dari jumlah tersebut, 43 diajukan pihak laki-laki dan 165 kasus diajukan pihak perempuan.

Berdasar data ini, jika ditotal rata-rata per bulan ada 30 kasus. “Setiap tahun kita memprediksi per tahun peningkatannya bisa mencapai 10 persen yang dilihat dari data per tahunnya ," jelas Asrori Humas PA Tebo.

Dari data itu, lanjut dia, kasus perceraian terbanyak terjadi di kecamatan Rimbo Bujang dengan populasi masyarakat terbanyak di Kabupaten Tebo.

Dijelaskannya, usia pernikahan 5 hingga 10 tahun merupakan usia pernikahan yang rentan, dan penyebabnya didominasi perselisihan rumah tangga.”Perselisihan akibat ego, ekonomi dan pihak ketiga menjadi penyebabnya," kata Asrori. (p01)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement