Tuesday, 14 August 2018

author photo
NEWSPORTAL.id - Pekerjaan proyek Peningkatan, Pengaspalan, dan Perkerasan Beton Jalan Nasional Pintas Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir dengan pagu anggaran Rp 18,55 miliar yang dikerjakan oleh PT Hanro, disorot warga, khususnya pada item pekerjaan cor lantai kerja.

Sorotan ini dilontarkan oleh Hatta salah seorang aktivis Tebo-Jambi. Diungkapnya, pada item pekerjaan cor lantai kerja material batu yang digunakan adalah kerikil. “Apakah batu kerikil masuk dalam spesifikasi lantai kerja atau tidak, saya belum tahu, “kata dia.

Namun, menurut Hatta, proyek jalan tersebut merupakan pekerjaan lanjutkan Paket 7 tahun 2017 kemarin.

Pada pekerjaan Paket 7, lanjut Hata, dirinya pernah menyorot soal material batu yang digunakan untuk lantai kerja, sama seperti proyek jalan Pintas Tanah Garo ,yakni batu kerikil.

“Waktu kita sorot material batu yang digunakan pada item pekerjaan lantai kerja Paket 7 tahun 2017, pihak rekanan langsung menggantikannya dengan batu split,”ungkap dia.

“Jadi wajar saja kalau saya menanyakan soal material batu yang digunakan pada proyek jalan Pintas Tanah Garo. Apakah spesifikasi pakai batu split atau bisa pakai batu kerikil,”tuturnya.

Informasi yang diterima PORTALTEBO.com, hari ini Senin (13/08/2018), Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Tebo, bersama pegawai Dinas PUPR Tebo turun kelokasi pekerjaan proyek jalan Pintas Tanah Garo. Dalam hal ini, proyek tersebut mendapat pendampingan dan pengawasan dari TP4D Kejari Tebo. (p01)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement