Wednesday, 8 August 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Puluhan siswa Ponpes Al-Fatah yang beralamat di Jalan 31 Unit 1 Kecamatan Rimbo Bujang, melaksanakan aksi penggalangan dana, Rabu (08/8/2018).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam gempa bumi dengan kekuatan 7,0 skala richter yang menguncang Pulau Seribu Masjid atau Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menewaskan 91 orang dan ratusan lainnya luka-luka. Aksi galang dana dilakukan oleh siswa dan didampingin langsung oleh seorang guru.
Sebelum melakukan aksi galang dana, mereka melaksanakan doa bersama di sekolah. Mereka berdoa untuk para korban yang meninggal dan korban luka pada bencana gempa bumi tersebut.

"Kami berduka dengan bencana gempa bumi dengan kekuatan 7,0 skala richter yang terjadi di Pulau Seribu Masjid di Provinsi Nusa Tenggara Barat,”ujar Pengasuh Ponpes Al-Fatah, Ustad Abu Ridho, disela aksi galang dana di Jalan 21 Unit 1 Kecamatan Rimbo Bujang, Rabu (08/8/2018).

“Aksi penggalangan dana ini dilakukan sebagai wujud keprihatinan kami atas musibah tersebut," ujar Ustad lagi.

Ustad mengatakan, aksi penggalangan dana tersebut juga dilakukan untuk memberikan peningkatan pendidikan karakter bagi para siswa. Selain itu untuk mengasah rasa kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana.

"Kami ingin memberikan peningkatan pendidikan karakter bagi para siswa dan juga mengasah rasa kepedulian sosial terhadap masyarakat. Pendidikan karakter terhadap anak-anak harus ditanamkan sejak usia dini,” ujarnya.

Dikatakan Ustad, aksi galang dana yang dilakukan setelah jam sekolah, mulai dari pukul 14.00 Wib sampai pukul 17.00 Wib. Untuk sementara, dana yang sudah terkumpul mencapai Rp.1.500.000.

“Uang yang dikumpulkan bervariasi dari pecahan dengan nominal terkecil Rp 2000 sampai terbesar Rp 100.000,”jelas Ustad.

Pantauan PORTALTEBO.com, para siswa sangat antusias melakukan penggalangan dana walaupun dibawah trik sinar matahari yang cukup panas.

Dana yang terkumpul tersebut, nantinya akan disalurkan untuk meringankan beban korban bencana gempa melalui Lembaga Amil Zakat & Infak. (red)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement