Saturday, 4 August 2018

author photo
Photo : Serujambi.com
PORTALTEBO.com – Kekerasan terhadap jurnalis terus saja terjadi. Teranyar, Jurnalis Kompas TV, Suci Annisa (28), dipukul oleh oknum petugas saat kegiatan kirab obor Asian Games, Jumat (3/8/2018).

Kejadian bermula ketika dirinya hendak melakukan pengambilan gambar jalannya kegiatan acara tersebut di bundaran Museum Negeri Jambi, sekitar pukul 14.45 WIB.

Saat itu, Suci hendak mengambil gambar momen bersejarah di Kota Jambi tersebut. Naas, Suci malah mendapatkan pukulan di bagian perut sehingga membuat dirinya meringis kesakitan.

Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Independent (IJTI) Provinsi Jambi, Nugros Kusuma, kepada Serujambi.com (media fatner PORTALTEBO.com) mengatakan, bahwa pihaknya dengan tegas mengecam perlakuan kasar dari oknum petugas itu.

Kata dia, perlakuan kasar terhadap jurnalis ini seharusnya tidak terjadi. Apalagi momen ini adalah momen berskala internasional.

“Panitia harus bertanggung jawab dan mengevaluasi petugas-petugasnya, supaya kejadian serupa tidak terulang dikemudian hari,” tegasnya.

Diterangkan Nugros, dirinya mengenal betul bagaimana seorang Suci Anisa saat menjalankan profesinya sebagai jurnalis. Sebutnya, Suci selalu sopan dan mengenakan atribut persnya.

“Setahu saya Suci itu anaknya gak neko-neko. ID Card juga selalu ia bawa,” sebutnya.

Lebih jauh dikatakan, apa yang terjadi pada Suci tentunya menjadi ancaman bagi kebebasan pers yang sedang tumbuh dan berkembang di tanah air.

“Kami berharap masyarakat dan stake holder memahami kerja-kerja jurnalis,” ucapnya.

“Tindakan yang dilakukan oknum tersebut jelas menghalang-halangi dan jelas melanggar UU Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 18 dengan ancaman pidana dan denda.” tandasnya.(srj)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement