Sunday, 29 July 2018

author photo
PORTALTEBO.com - World Wildlife Fund (WWF) Indonesia Jambi, Lanskap Taman Nasional Bukit 30, mengajak siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tebo agar peduli lingkungan sekitar dengan cara menanam pohon.

Hal ini terlihat dari kegiatan kreatif yang dilakukan oleh WWF yakni, melibatkan partisipasi aktif siswa SD untuk menanam pohon penghijauan di lingkungan sekolah.
Pohon penghijauan aneka buah-buahan ini diberikan kepada masing-masing sekolah sebanyak 23 batang. Pohon yang diberikan yakni, manggis, rambutan, mangga dan lengkeng.

Pada hari pertama, Jumat (27/7/2018), WWF menyerahkan 23 batang pohon pada SD 05/VIII, Desa Balai Rajo, Kecamatan Vll Koto Ilir, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan yang sama di SD/58 Tanjung Pucuk Jambi.

Pemberian dan penanaman pohon ini dihadiri oleh Camat Vll Koto Ilir, Kepala Sekolah SD 05/Vlll Desa Balai Rajo, Kapolsek Vll Koto Ilir, majlis guru para siswa/siswi dan anggota WWF Indonesia Provinsi Jambi.

Dan hari ini, Minggu (29/07/2018), terakhir kegiatan dilaksanakan di SDN 129 Desa Semambu, Kecamatan Sumay.

Hadir dalam acara tersebut Kepala SDN 129 Semambu, Kades Semambu, perwakilan Polsek sumay, para siswa SDN 129 Semambu, dan anggota WWF Indonesia Provinsi Jambi.

Kordinator Education and Awareness WWF Program Jambi, Lulfi mengatakan bahwa, pemberian bibit pohon penghijauan dan sekaligus penanaman pohon ini dilakukan untuk menjaga lingkungan yang ada di sekolah tetap hijau.
Selain itu, kata dia, kegiatan ini sebagai ajang edukasi kepada siswa terkait pentingnya menjaga dan mencintai lingkungan sekitar.

“Selain ilmu yang kita jelaskan kepada para siswa, kita juga langsung praktek lapangan menanam pohon aneka buah di halaman sekolah. Dengan seperti ini, seluruh siswa mengetahui dan cinta terhadap lingkungan di sekitar seperti sekolah,” ujarnya.

“Dengan ditanamnya beberapa batang pohon ini, besar harapan agar pihak sekolah untuk merawat seluruh pohon yang sudah di tanam. Terutama kepada para siswa di sekolah diajarkan merawat pohon yang sudah ditanam, seperti menyiramnya setiap hari agar tetap terjaga dan hidup layaknya pohon yang lain,” tutupnya. (p15)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement