Monday, 9 July 2018

author photo
Ir. Sarjono saat digiring penyidik Polda Jambi kedalam sel dalam kondisi tangan diborgol
PORTALTEBO – Upaya dan usaha keras yang dilakukan oleh Ir. Sarjono Kepala Dinas Pertanian Tebo untuk mendapatkan keadilan dalam kasus yang dialaminya, pupus sudah. Senin siang (10/7/2018) sekira pukul 14.30 WIB, sang pemenang pra peradilan melawan Polres Tebo beberapa waktu lalu resmi dijebloskan kedalam sel Mapolda Jambi.

Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jambi, bukan hanya menahan Ir Sarjono, tapi 3 rekan lainnya yang tersandung kasus dugaan korupsi Proyek Embung Padi Sungai Abang VII Koto, Tebo ini juga resmi ikut jejak Sarjono.

Mereka adalah Kembar Nainggolan, Kabid Sarpras Pertanian Tebo selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Faisal Utama Kuasa Direktur CV Persada Antar Nusa selaku rekanan, dan Jonaita Nasir pemilik proyek pembangunan embung.

Rekan-rekan Sarjono yang juga digiring ke sel

Ir Sarjono bersama 3 rekannya ini mengenakan rompi warna orange saat digiring kedalam sel. Keempat terduga tersangka korupsi Embung Padi Sungai Abang pada tahun 2015 ini didampingi Kuasa hukum mereka.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol I Komang Sandi Asrana mengatakan, pihaknya telah merampungkan berkas keempat tersangka. Bahkan sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum, dan dinyatakan lengkap.
“Untuk pelimpahan tersangka dan barang bukti,” kata I Komang.

Sekedar diketahui, proyek pembangunan embung padi Sungai Abang, VII Koto ni diambil dari anggaran DAK tahun anggaran 2015. Dalam DIPA TPHKP proyek ini senilai Rp 1,8 miliar.

Polres Tebo yang sebelumnya menangani kasus ini juga sudah menetapkan Sarjono sebagai tersangka. Namun, status tersangka dinyatakan gugur oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tebo yang diketuai oleh Andri Ferdinan, SH  dalam sidang Praperadilan. (P05)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement