Sunday, 15 July 2018

author photo
Kajari Tebo, Teguh Suhendro, SH. Hum photo bersama usai gelar kegiatan hari Bhakti Adhyaksa di pemukiman SAD Sungai Dahan, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabuaten Tebo

Beri Santunan Kepada Warga SAD, Tanam 2000 Batang Pohon Dilahan Kritis dan Pengobatan Gratis

PORTALTEBO.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa atau Ulang Tahun ke-58 Kejaksaan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan di pemukiman Suku Anak Dalam (SAD) Sungai Dahan, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Minggu (15/07/2018).

Rangkaian kegiatan tersebut diantaranya, pengobatan gratis, pemberian santunan berupa sembako dan kain, dan penanaman bibit pohon produksi atau buah-buahan berupa, nangka, jambu, durian, alpokat dan beberapa bibit pohon hutan lainnya.
Kajari Tebo bersama istri dampingi Temenggung Apung saat cek kesehatan
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Teguh Suhendro, SH, Hum Kajari Tebo ini, juga dihadiri oleh seuruh keuarga besar Kejari Tebo. Juga tampak hadir AKBP Zainal Arrahman beserta rombongan, Kodim 0416/Bute dalam hal ini dipimpin langsung oleh Kpt Inf Zulkarnaini Danramil 0416-05/Muara Tebo beserta rombongan, para OPD Kabupaten Tebo, Komunitas motor, komunitas lingkungan, Camat Tengah Ilir, Perangkat desa Muara Kilis, karang taruna, wartawan, dan perwakilan dari BNI 46.

Kedatangan Kajari Tebo beserta rombongan ini disambut hangat oleh warga SAD Muara Kilis dari kelompok Temenggung Apung, Temenggung Tupak Besak dan Mahraman.
Didampingi Temenggung Apung dan Kasi Datun, Kajari Tebo menanam pohon di lokasi sekolah alam SAD
Teguh Suhendro Kajari Tebo mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa atau Ulang Tahun ke-57 Kejaksaan diantaranya, pengobatan gratis bagi warga SAD dan sekitarnya, bantuan social atau pemberian satunan berupa paket sembako dan kain kepada 50 orang warga SAD, dan penghijauan lahan yang dianggap kritis dengan tanaman produksi atau buah-buahan seperrti nangka, durian, alpokat, dan tanaman hutan lainnya.

“Untuk penghijauan ini, kita menanam bibit pohon sebanyak 2000 pohon dilahan kritis, diantaranya di pemukiman SAD Sungai Dahan, sekitar lokasi air terjun dan dibeberapa lokasi lainnya,”kata Kajari Tebo disela penanaman bibit pohon di lokasi Sekolah Alam SAD Sungai Dahan.
Photo bersama usai penanaman bibit pohon
Dikatakan Kajari, terselenggaranya kegiatan ini atas bantuan dan kerja sama dengan semua pihak. Untuk itu dirinya mewakili pihak kejaksaan mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Tebo terutama Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tengah Ilir yang telah membantu pengobatan gratis untuk warga SAD dan sekitarnya, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi yang telah membantu 2000 bibit pohon, Kapolres Tebo beserta rombongan, Kodim 0416/Bute dan kepada semua pihak yang telah membantu,”Alhamdulillah, semua berjalan aman dan sukses,” tutur Kajari. (red)

Kapolres Tebo yang ikut hadir pada kegiatan hari Bhakti Adhyaksa memberikan santunan kepada warga SAD
Ingin Jadikan Wisata Budaya Dan Agrowisata

Suku Anak Dalam (SAD) Sungai Dahan, desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, berdomisili di lahan seluas 201 hektar yang berada didalam kawasan izin PT. WKS. Lahan tersebut beberapa tahun yang lalu telah dibebaskan oleh PT. WKS yang diperuntukan khusus bagi warga SAD., dan saat ini lebih dari 50 kepala keluarga (KK) dari 2 kelompak tinggal menetap dilokasi tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan pendidikan bagi warga SAD, tahun 2016 lalu Pemkab Tebo telah membangun sekolah alam dilokasi tersebut. Pemkab Tebo juga telah menempatkan dua orang guru atau tenaga pengajar bagi warga SAD.
Add caption
Atas dampingan Oktaviandi Muhklis dan Ahmad Firdaus, saat ini warga SAD Sungai Dahan sudah hidup menetap. Bercocok tanam merupakan kegiatan sehari-hari mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Tahun berlalu, warga SAD yang sebelumnya menganut paham kepercayaan, rata-rata saat ini telah memeluk agama Islam. Hal ini terbukti, mereka telah membangun mushola secara swadaya dilokasi pemukiman mereka.

“Kalau warga SAD berkenan, kedepannya kita akan membuat wilayah ini menjadi loaksi wisata budaya, agrowisata dan wisata alam. Apalagi hari ini kita telah menanam pohon diareal sini,”kata Teguh Suhendro kajari Tebo.

Menurut Kajari menjelaskan, tidak jauh dari pemukiman SAD terdapat perkebunan jeruk seluas 15 hektar milik warga. Tidak itu saja, juga ditemukan beberapa air terjun dan goa dan lainya. “Jadi sangat berpotensi sekali jika wilayah ini dijadika lokasi wisata budaya, agrowisata dan wisata alam,”kata Kajari. (red)

Bangun Gedung Pusat Informasi Dari CSR BNI 46

Saat merayakan hari Bhakti Adhyaksa atau Ulang Tahun ke-57 Kejaksaan di pemukiman SAD Sungai Dahan, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo mengajak perwakilan dari pihak BNI 46.

Pada kesempatan itu, Teguh Suhendro Kajari Tebo menjelaskan akan membangun gedung pusat informasi dari sumber dana CSR BNI 46. “Kami juga mengajak pihak BNI 46 kesini (pemukiman SAD Sungai Dahan). Tujuannya, untuk mengajukan CSR pembangunan pusat informasi SAD yang lokasinya di pemukiman SAD , tepatnya di sekitar sekolah alam SAD,” ujar Kajari.
Kedatangan Teguh Suhendro, SH. Hum beserta rombongan ke pemukiman SAD Sungai Dahan
Secara prinsip, jelas Kajari, pihak BNI 46 sudah mensetujui pembangunan gedung pusat informasi, “Tinggal teknisnya saja. Baik secara adminitrasi berupa dokumen atau berita acara pelepasan lahan dari pihak PT. WKS kepada warga SAD. Mudah-mudahan setelah semua adminitrasi terpenuhi, semua akan dilaksakankan sesuai rencana,”kata dia.

Selain sebagai pusat informasi, lanjut Kajari menjelaskan, gedung yang dibangun nantinya berfungsi sebagai tempat barang-barang yang ada nilai sejarah bagi SAD, juga barang-barang benilai budaya, “Konsepnya seperti mini museum,”ucapnya.

Tidak itu saja, pada desain bangunan pusat informasi juga disediakan bilik atau kamar yang nantinya digunakan untuk para pendamping atau tamu yang ingin berkunjung dan ingin berinteraksi dengan warga SAD. “Kosepnya tadi, kita bangun gedung pusat informasi sekaligus berfungsi sebagai mini museum,”tutupnya. (red)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement