Monday, 16 July 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Mardiana Kepala Desa (Kades) Tambun Arang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, bantah tundingan warga yang menyebut dirinya adalah pelakor atau perebut suami orang.

Dia mengaku jika pernikahan dirinya dengan suaminya tersebut sudah diizinkan oleh istri suaminya. “Pernikahan saya sudah mendapatkan izin dari istri suami saya,”ujar Kades, Senin (16/07/2018).

Dia juga membantah jika pernikahannya tersebut tidak sah.Menurutnya, pernikahan dirinya dengan suaminya tersebut sudah sah secara agama Islam. “Bapak kandung saya telah mewakilkan kepada ayah tiri saya sebagai saksi nikah. Karena bapak kandung saya di Jawa, “ujar Kades.

Diketahui, ratusan warga, tuntut Mardiana Kepala Desa (Kades) Tambun Arang, Kecamatan Sumay, diberhentikan dari jabatannya.

Tuntutan warga yang mayoritas ibu rumah tangga (IRT) ini, disampaikan saat gelar aksi demo di kantor desa Tambun Arang, Senin (16/07/2018).

Warga menduga jika Kades mereka telah merebut suami orang atau pelakor. Warga juga menduga pernikahan yang dilakukan bersama suaminya yang juga menjabat sebagai Kades Muara Sekalo, Kecamatan Sumay, dinilai tidak sah karena wali yang datang diwakili ayah tiri Kades.

Selain orasi, saat aksi ratusan warga ini juga membawa poster yang berisikan kecaman terhadap Kades.

“Kami minta kades diberhentikan karena merebut suami orang, “ketus salah seorang IRT saat orasi didepan kantor desa Tambun Arang, Kecamatan Sumay. (red)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement