Sunday, 17 June 2018

author photo
Photo : facebook Trijaya Elektronik 
PORTALTEBO.com - Camat Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Alfian menegaskan jika tarif pelayang atau penyeberangan yang dianggap mencekik warga Tanah Garo Kuamang bukan berada di wilayah Tebo, melainkan Tanah Garo Kuamang.

“Saya sudah konfirmasi ke Kadesnya. Rupanya bukan termasuk desa Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir, melainkan Tanah Garo Kuamang,”singkat Alfian.

Diberitakan sebelumnya, Viral beredarnya informasi di media sosial tentang tarif pelayang atau penyeberangan yang dianggap mencekik warga Tanah Garo Kuamang. Pasalnya, nominalnya yang dinilai terlalu mahal.

“TARIF PELAYANG LUAR BIASA CUKUP MENCEKIK WARGA TANAH GARO KUAMANG, RASANYA HANYA PIKIR KANTONG SENDIRI TK PIKIR ORANG MAU SILATURAHMI EMANG HABIS NYEBRANG LEWAT ATAS"
#BUKAN TK MAMPU BAYAR CUKUP PEDULI UNTUK SAUDARA,”dikutip dari akun facebook Trijaya Elektronik, Minggu (17/06/2018).

Pada akun tersebut, ada 3 photo dan keterangan photo yang diposting pada pukul 08.36 Wib, tanggal 16 Juni 2018. Postingan tersebut disukai 176 warganet dengan 130 komentar dan 93 kali dibagikan.

Pada photo pertama terliha seorang anak mengangkat papan yang bertuliskan “Ongkos 15.000”. Photo kedua terlihat ketek untuk penyeberangan yang penuh dengan penyeberang. Begitu juga pada photo ketiga, tampak ketek penyeberangan yang dipenuhi penumpang (penyeberang) hendak menyeberang.

Postingan ini langsung ditanggapi oleh warganet. “Ya Beryl gi mna merangin jambi 2 mau main jebatan cman omong koaonh,” komentar akun Dody Facandra. “Saran lewat pintas,”jawab akun Trijaya Elektronik. “Lewat pintas go mobil iso ra bos,”tulis akun Nafi Munajad

“Ktny Mau d bangun jembatan tp g blh sm msrkt situ,mungkin kl ada jembatan gk dapat duit,”tulis akun Naufal L.

“Ongkos 15.000..., apakah pantas menyebrangkan hanya benerapa meter ongkos segitu.
Di saat ramai malah cari kesempatan.,,”tulis akun Syiffa Celluler Tanah Garo. “BANTU UP BIAR DI BACA COLON BUPATI …,”tulis Hardy Glutera Bungo Jambi.

“Ngambil ksempatan...tdak pernah mkir..orang mau silatrhmi...padahal sungai lagi surut…,” komentar akun Chaidir Edier. “Yang naik kapal veri aja cm 5000,bankahuni,merak.,”tulis akun Hary Wibowo Doank dan diikuti komentar warganet lainnya. (red)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement