Saturday, 2 June 2018

author photo
PORTALTEBO - Sekretaris Desa (Sekdes) Suka Damai, Marban yang menjadi buah bibir dan sorotan warga Suka Damai yang menggelar aksi demo pada senin (28/5/2018) lalu, tidak membantah telah menguasai tanah Fasum milik Pemkab Tebo.

Sekdes Marban menyebutkan dari tahun 1998, saat dirinya masuk ke trans Rimbo Ulu, Tebo, Tanah Fasum di Desa Suka Damai ini dikuasai oleh orang lain dari luar Desa Suka Damai. Akhirnya berkat kerja kerasnya bersama dengan beberapa warga Suka Damai lain, akhirnya tanah Fasum bisa dikuasai desa.

Sejak saat itu, tanah fasum dimanfaatkan warga termasuk Marban. Salah satu tanah fasum yang dimanfaatkan dan ditanami adalah tanah fasum yang berada didepan Kantor Desa Suka Damai dilokasi pembangunan Masjid Agung mini.

“Dulu tanah itu, saya tanami sawit, namun kini sudah pindah tangan dan lahan kebun sawit itu sudah milik orang lain,”terang Marban yang ditemui dirumahnya, jum'at (1/6/2018).

Yang diributkan warga dan pendemo kemarin adalah tanah fasum yang ada didepan MTQ, dimana dilokasi itu ada kebun karet Marban yang diakui Marban luasnya hanya seperempat hektar.

“Jika itu yang diributkan warga, saya janji akan menebang semua pohon karet yang saya punya, agar persoalan dengan warga selesai,”tegas Marban berharap warga tidak lagi menaruh curiga dengan dirinya.(P05)





This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement