Sunday, 17 June 2018

author photo
Kapolsek IPTU Agung bersama anggota Tebo Tengah ikut membantu memadamkan api di TKP
PORTALTEBO - Insiden kebakaran hebat yang terjadi di mess dan gudang onderdil, ban dan peralatan bengkel mobil milik Linda alias Sumey (58) dan Terlin Sirait alias Apin (46) masih meninggalkan duka mendalam bagi korban. Untuk mengungkap penyebab kebakaran yang membuat rugi hingga Rp 300 jutaan ini, tim Kepolisian Polsek Tebo Tengah sudah melakukan koirdinasi dengan korban Apin, namun, sungguh mengejutkan, ternyata korban Apin minta kepada penyidik Polsek Tebo Tengah untuk tidak meneruskan penyelidikan dan pengusutan lebih lanjut insiden kebakaran tersebut.

“Korban Apin menganggap, kebakaran yang membuatnya rugi hingga ratusan juta itu hanyalah musibah dan memohon agar tidak dilakukan penyelidikan dan pengusutan lebih lanjut,”terang Kapolsek Tebo Tengah, IPTU Agung kepada portaltebo.com.

Kapolsek menambahkan, karena korban memohon untuk tidak dilanjutkan insiden kebakaran tersebut, jadi penyidik harus ikuti keinginan korban, dengan syarat, korban Apin harus membuat surat pernyataan dari korban soal tidak ingin dilanjutkan penyelidikan dan pengusutan kebakaran.

“Kami minta korban Apin membuat surat pernyataan, soal tak ingin kasus kebakaran gudang dan mess miliknya dilanjutkan,”terang Kapolsek Tebo Tengah.

Mess karyawan dan gudang yang isinya spepart mobil, ban serta alat bengkel yang berada di Loading pondok lesehan BIMA milik Terlin Sirait alias Apin yang berada di Jln Lintas Tebo jambi Km.18 Desa Pelayang, Kecamatan Tebo Tengah, Jumat (15/06/2018) sekitar pukul 24.50 Wib, ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kerugian materil diperkirakan sebesar Rp. 300 juta rupiah. Dari hasil pendataan sementara, barang yang terbakar adalah Mes Karyawan berjumlah 8 pintu, Gudang dan isinya 2 pintu, Sparpart mobil, ban, dan alat bengkel mobil.(P05)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement