Tuesday, 26 June 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Pasca lebaran, Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, kembali memeriksa para Kepala Desa (Kades) di wilayah Tebo.

Pantauan PORTALTEBO.com, sebelum diperiksa, para kades ini berkumpul diruangan Kasi Pidsus.

“Kami dari Tebo Ulu, “singkat salah seorang Kades saat dikonfirmasi PORTALTEBO.com, Selasa (26/06/2018).

Terkait pemeriksaan para kades ini, Efan Apturedi Kasi Pidsus Kejari Tebo belum berhasil dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, pemeriksaan para saksi kasus dugaan mark up pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tahun 2017 dari dana desa, terus didalami oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo.

Sedikitnya, tim penyidik Kejari Tebo telah memanggil 66 orang perangkat desa yang terdiri dari kepala desa dan bendahara desa.

Dari 66 orang tersebut, ada 17 orang yang mangkir atau tidak memenuhi panggilan dari tim penyidik. Mungkirnya 17 orang perangkat desa itu tanpa keterangan yang jelas.

Pantauan PORTALTEBO.com, pada Selasa (22/05/2018), tim penyidik Kejari Tebo memanggil 6 orang kades namun hanya 5 kades yang memenuhi panggilan tersebut.

Kemudian, pada Senin (04/06/2018), tim penyidik kembali memanggil 20 orang perangkat desa diantara, 10 orang kepada desa dan 10 orang bendahara desa. Dari pemanggilan ini, 3 orang kades dan 3 orang bendahara desa tidak hadir.

Selanjutnya, Selasa (05/06/2018), tim penyidik kembali memanggil 20 orang perangkap desa. Pada pemanggilan ini, semuanya hadir.

Dan pada Rabu (06/06/2018), dari 20 orang perangkat desa yang dipanggil, separuhnya atau hanya 10 orang yang memenuhi panggilan tersebut.

Dari data diatas, ada 17 orang kades dan bendahara desa yang mangkir atau tidak memenuhi panggilan tim penyidik Kejari Tebo. (p01)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement