Wednesday, 6 June 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Cerita internal Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) Kabupaten Tebo, makin hari semakin banyak anggota Pokja yang tidak bersedia menjabat Pokja. Hal ini diungkapkan oleh Heri Joni Kepada ULP Tebo.

Dikatakannya, memang banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) Tebo yang memenuhi syarat dan memiliki sertifikat untuk menjabat Pokja ULP.

Namun, bilang Heri, mereka menolak untuk menjabat sebagai anggota Pokja, “Ada yang berasan karena sudah eselon III, dan ada juga alasan yang tidak mau lagi repot dengan hiruk pikuk di Pokja,”jelas Heri saat mediasi dengan Lulu Muhammad Adlan di ruang kantornya, Rabu (06/06/2018).

Saat ditanya apakah ASN yang memenuhi syarat dan memiliki sertifikat ino menolak jadi anggota Pokja ULP karena tidak kuat dengan tekanan atau intervensi, langsung dibantah Heri, “Tidak ada intervensi maupun tekanan. Itu tadi alasannya, mereka ada yang sudah eselon III dan ada juga yang sudah tidak mau lagi sibuk dengan hiruk pikuk di Pokja, “tegasnya.

Akibat itu, jelas Heri, saat ini Pokja konstruksi pada tahun anggaran 2018 tinggal 6 orang atau 2 kelompok, yakni kelompok Reza dan kelompok Idep. “Jadi dengan dua kelompok ini kita berupaya bekerja seoptimal mungkin, “tutupnya. (p01)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement