Saturday, 19 May 2018

author photo
Tim Binmas sambang PT LUK di Tengah Ilir, Tebo
PORTALTEBO - Terkait kasus keracunan yang terjadi di PT Lestarindo Utama Karya (LUK) yang mengakibatkan 4 karyawan PT LUK dilarikan ke Puskesmas Mengupeh, Pihak Polres Tebo yang mendapat laporan dan membaca berita langsung mendatangi PT LUK.

Tim Binmas Polres Tebo dibawah pimpinan Kasat Binmas, IPTU Agung Purwanto dan anggota Bripka MH. Siagian dan Bripda Vyster BR mendatangi PT LUK yang berada Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, Tebo. Kedatangan Tim Binmas ini ingin mengetahui langsung kronologis yang terjadi dan melihat kondisi para korban.

“Mendapat laporan dan membaca berita portaltebo.com, kita langsung bergerak ke TKP, sekitar pukul 11.50 WIB, sabtu (19/5/2018) kita tiba dilokasi, mengumpulkan data dan keterangan serta melihat kondisi para korban yang masih dirawat di Puskesmas,”Terang Kasat Binmas pada portaltebo.com.

Kasat menegaskan, dari hasil sambang PT LUK, setelah meminta ketarangan pihak PT LUK dan saksi-saksi lain, diketahui insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, saat itu sebagian pekerja sedanh makan sahur. Tiba-tiba empat pekerja yakni Waida (24), Tri Herawati (22), Elfa Yanti (32) dan Maysarah (25) meminta izin karena sakit kepala dan mual.

“Para korban minta izin karena mengalami pusing dan mual-mual, sekitar pukul 03.00 WIB, lalu Kepala Kerja Nasrul Efendi mengizinkan mereka pulang,”terang Kasat Binmas.

Namun, paginya, didapat keterangan kalau keempat pekerja tersebut terpaksa dilarikan ke Puskesmas dan mendapatkan perawatan di UGD, karena memgalami muntah-muntah.

Supriadi Bagian personalia dan Gusneldi bagian penerbit Kayu olahan PT LUK saat dikonfirmasi mengatakan kalau keempat pekerjanya diduga keracunan Obat rayab dilokaso Glue tempat pengeleman kayu olahan. Supriadi menambahkan, setelah mengetahui 4 karyawatinya masuk UGD Puskesmas, sekira pukul 09.00 WIB, petinggi PT LUK langsung membesuk keempat korban.

Dari keterangan dokter Puskesmas Mengupeh, yakni Dr. Leni Susanti, dari ke 4 korban, yang harus mendapatkan perawatan hanya 3 orang sedangkan seorang lagi bernama Maysarah diperbolehkan pulang karena sudah membaik.

“Seorang karyawati diperbolehkan pulanh karena kondisinya sudah membaik, korban bernama Maysarah. Dugaan sementara keempat karyawati ini keracunan,”tegas Dr Leni pada pihak perusahaan dan Kepolisian.

Sementara itu, akibat kejadian tersebut pihak PT LUK menegaskan akan bertanggungjawab sepenuhnya kepada karyawati yang keracunan. Pihal PT LUK juga meminta pada keempat korban untuk beristirahat total hingga kesehatan mereka pulih.

“Kita akan bertanggungjawab penuh kepada semua korban,”tegas Sapriadi yang didampingi Gusneldi.

Pada pemberitaan sebelumnya, dikabarkan, ada 4 karyawan PT LUK mengalami keracunan dan dilarikan ke UGD Puskesmas Mangupeh. Keempat pekerja ini diduga mengalami keracunan lem kayu. Hingga berita ini diterbitkan kondisi para korban sudah berangsur pulih dan semuanya sudah diperbolehkan pulang.(P05)

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement