Wednesday, 23 May 2018

author photo
Ilustrasi
PORTALTEBO - Anggaran Dana Desa dan Dana Desa (ADD/DD) Program bantuan Pemerintah Republik Indonesia (RI) diharapkan bisa membantu percepatan pembangunan didesa, namun pada kenyataannya pengelolaan DD dan ADD yang nilainya milyaran rupiah ini terkesan acak-acakan alias banyak ditemukan kejanggalan.

Dari hasil audit internal yang dilakukan Inspektorat Tebo, Anggaran DD dan ADD tahun 2017 banyak temuan dan kesalahan. Mulai daro pajak yang tidak disetor hingga temuan kekurangan volume pekerjaan fisik dan banyak ditemukan mark up.

Menurut Teguh Arhadi, Inspektur Inspketorat Tebo, dari hasil audit 107 desa yang ada di 12 Kecamatan Kabupaten Tebo, hampir sebagian desa ada temuan. Untuk menindaklanjutinya, Inspektorat Tebo merekomendasikan kepada Kepala Desa yang bermasalah untuk mengembalikan temuan-temuan tersebut.

“Kita minta kepada seluruh Kades yang ada temuan untuk secepatnya mengembalikan temuan,”ungkap Teguh Arhadi.

Inspektur Teguh Arhadi menegaskan bagi kepala desa yang hasil auditnya ditemukan mark up ataupun proyek fisik yang tak sesuai harua mengembalikan kerugian negara paling lambat 60 hari kerja.

“Jika tidak ditindaklanjuti para Kades, otomatis kasusnya akan langsung ditangani penyidik hukum,”pungkas Teguh.(P05)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement