Thursday, 24 May 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Kesal dan geram, mungkin itu yang dirasakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo dan anggota Reskrim Polres Tebo terhadap Satar, Kamis (24/05/2018).

Pasalnya, saat penyerahan tersangka dan barang bukti pembunuhan sadis dan keji di Dusun Pangkal Bloteng, desa Teluk Rendah Ulu, Kecamatan Tebo Ilir, tersangka Satar memberikan keterangan yang berubah-rubah.

Akibatnya, proses penyerahan tersangka dan barang bukti satu unit Sepeda motor diruang Pidum Kejari Tebo berjalan alot.

“Tadi jaksanya sempat kesal. Soalnya waktu diperiksa, keterangan dari tersangka berubah-rubah, “ujar salah satu pegawai di kantor Kejari Tebo.

Diketahui, Satar pelaku pembunuhan sadis dan keji di Dusun Pangkal Bloteng, Desa Teluk Rendah Ulu, Kecamatan Tebo Ilir, hari ini Kamis (24/5/2018) diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo.

Kondisi pelaku pembunuh Dina Wulandari (18) ini, saat tiba di kantor Kejari Tebo, terlihat bersih dan mulus. Tidak itu saja, pada wajah pelaku tampak tenang dan seakan tidak berasa bersalah.

Dikawal anggota Satreskrim Polres Tebo, pelaku Satar dan barang bukti satu unit Sepeda motor langsung diserahkan oleh penyidik Polres Tebo ke JPU Kejari Tebo.

“"Iya benar, agenda hari ini tahap dua. Penyerahan tersangka dan BB dari penyidik Polres Tebo ke kejari Tebo," kata Tito, JPU Kejari Tebo yang langsung menerima tersangka dan barang bukti.

Diberikan sebelum, warga Dusun Pangkal Bloteng Desa Teluk Rendah Ulu Kecamatan Tebo Ilir, dihebohkan dengan penemuan jasad wanita di dalam sungai Batanghari. Jasad yang diketahui bernama Dina Wulandari (18) ini, ditemukan terikat di sepada motor dengan akar pohon.

Setelah melakukan penyidikan atas temuan jasad tersebut, akhirnya tim Reskrim Polsek Tebo Ilir dan Polres Tebo berhasil mengamankan Satar (22) Tsk pelaku pembunuh tersebut.

Sebelum dibunuh, Tsk pelaku yang sempat kabur ke Kabupaten Sarolangun ini, sempat berkali-kali memperkosa korbannya.

Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, Tsk mengikat korban dan menenggelamka korban hidup-hidup ke dalam sungai. (p01)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement