Monday, 5 March 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Reshuffle sejumlah pejabat yang dilakukan Pemkab Tebo pada Jumat (02/03/2018), ternyata berdampak pada petugas pelayanan dan scurity di RSUD STS Tebo. Pasalnya, beredar kabar bahwa petugas pelayanan dan scurity di RSUD tersebut bakal menggelar aksi mogok kerja.

Aksi mogok kerja yang bakal digelar ini karena mereka menolak atas rotasi beberapa pejabat di RSUD Tebo.

Kabar rencana mogok kerja ini dibenarkan oleh Kapolsek Tebo Tengah Iptu Gazali. Dia mengaku jika sudah mengutus dua orang anggotanya untuk mengkondusifkan suasana di RSUD.

“Dengan kehadiran kedua personil saya itu, Mudah-mudahan dapat mengkondusifkan suasana. Soalnya jika mogok kerja ini terjadi, dapat merugikan masyarakat, khususunya masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan medis,”ujar Kapolsek.

Bilang Kapolsek, saat mengambangi RSUD STS Tebo, kedua anggotanya memberikan himbauan serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para petugas pelayanan maupun pihak security di RSUD tersebut.

“Informasinya, rencana mogok kerja yang dilakukan oleh petugas pelayanan dan scurity disebabkan adanya rotasi jabatan. Jafi kita mengajak mereka semua untuk bersikap sabar dan tetap mengutamakan profesional dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,”tutup Kapolsek. (p01)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement