Monday, 12 March 2018

author photo
PORTALTEBO.com - BPJS Kesehatan puluhan karyawan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Persada Alam Hijau (PT.PAH) Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir sudah tidak aktif. Pasalnya, sudah setahun lebih diduga tidak dibayar oleh pihak perusahaan.

"Kalau berobat terpaksa kami bayar sendiri karena BPJS Kesehatan kami tersebut tidak aktif, dan informasi yang kami dapat dari pihak BPJS, penyebab tak aktif itu karena tak dibayar oleh pihak PT.PAH. Padahal pihak perusahaan sudah memotong gaji karyawan setiap bulan untuk iuran BPJS tersebut, “ungkap R, salah seorang istri karyawan PT. PAH, Senin (12/3/2018).

Yang jadi pertanyaan, lanjut dia,  kemana larinya uang iuran yang dipotong melalui gaji karyawan setiap bulannya tersebut.

"Setiap bulan gaji suami saya dipotong untuk iuran BPJS, kalau tidak disetor ke BPJS, jadi kemana uang kami yang dipotong tiap bulan itu," tanyanya.

Ia juga mengatakan, saat ini dirinya tidak bisa membuat BPJS. Pasalnya, data keluarganya sudah terdaftar di BPJS kesehatan.

"Bagaimana seandainya kalau kami sakit keras dan butuh biaya besar, kemana kami mau mengadu, mendingan kalau kami bisa buat BPJS umum," katanya lagi.

Hal ini diakui oleh Ilham Humas PT. PAH. Dia mengatakan bahwa BPJS Kesehatan karyawan PT.PAH memang tidak aktif karena belum dibayar.

"Benar, BPJS Kesehatan karyawan PT.PAH memang tidak aktif karena ada tunggakan, ya kurang lebih satu tahun tidak dibayar," ujarnya.

Ia mengaku sudah sering menyampaikan permasalahan ini ke pihak manajemen, namun sayangnya belum ditanggapi,"Sudah sering saya sampaikan, namun sayang belum ditanggapi oleh manajemen," sebut Ilham.

Dirinya juga mengakui bahwa setiap bulannya gaji karyawan sudah dipotong untuk bayar iuran BPJS kesehatan tersebut. "Ya, setiap bulan gaji karyawan dipotong, untuk nilainya kurang lebih 60 ribu per bulan, dan jumlah itu termasuk iuran BPJS ketenaga kerjaan," pungkasnya. (red)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement