Inalilahi… Cucu Temenggung Apung Meninggal Dunia

- 18:02:00
advertise here
PORTALTEBO.com - Meski sudah mendapat pertolongan medis di RSUD Tebo, cucu Temenggung Apung yang menderita demam dan panas tinggi akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 16.45 Wib, Sabtu (24/03/2018).

Pantauan PORTALTEBO.com, kepergian cucu Temenggung Apung ini disambut isak tangis keluarga yang ditinggalkan.

Tampak Malenggang orang tua kadung cucu Temenggung Apung histeris melihat anak ketiganya meninggal. Begitu juga istri dan keluarga besar SAD Sungai Dahan.

“Kita sudah berusaha. Cuma takdir berkehendak lain. Walau Bapak sangat sedih, bapak harus ikhlas, “ucap Apung penuh kesedihan.

Diberikan sebelum, setelah mendapat perawatan di RSUD Tebo, kondisi kesehatan cucu Temenggung Apung pimpinan Suku Anak Dalam (SAD)  Muara Kilis Kecamatan Tenggah Ilir, sempat berangsur membaik.

Hanya saja pihak keluarga masih khawatir. Pasalnya, bagian perut dibawah pusat balita usia sekitar 2 bulan itu keras seperti ada tonjolan.
Diketahui, Temenggung Apung pimpinan Suku Anak Dalam (SAD) Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, hari ini Kamis (22/03/2018), terpaksa dilarikan ke RSUD Tebo.

Pasalnya, anak kedua dari Malenggang (Anak Temenggung Apung) yang baru berusia sekitar 2 bulan ini mengalami sakit demam dan panas tinggi.

“Sudah seminggu yang lalu sakitnya. Hari ini baru bisa dibawa berobat kesini (RSUD Tebo), “ujar Malenggang anak kandung Temenggung Apung saat dijumpai di RSUD Tebo.

Ditanya kenapa baru dibawa berobat ke rumah sakit, kata Malenggang,”Kami ndak ada duit untuk berobat. Makanya baru sekarang dubawa berobat karena kondisi anak saya sudah sangat parah, “jawabnya.

Diakui Malenggang, saat ini pun dia dan keluarganya masih kebingungan masalah biaya. “Memang biasanya berobat tidak bayar, yang kita bingungkan itu biaya sehari-hari disini, “ucapnya.

Hal ini dibenarkan oleh Temenggung Apung. “Pasrah saja mau seperti apa. Yang penting cucu saya dapat pengobatan dan cepat sembuh,”pasrahnya.

Apung mengaku, dia bersama keluarganya sudah berupaya mengobati cucunya itu dengan cara tradisional atau obat kampung. Namun kian hari kondisi kesehatan cucunya itu semakin memburuk.

Bahkan, lanjut dia, beberapa hari terakhir cucunya itu sering mengalami panas tinggi dan kejang-kejang, “Yang jelas saya berusaha untuk mengobati cucu saya. Apa hasilnya nanti, yang penting saya sudah berusaha,”tutup Apung sambil berharap cucunya segera diberi kesembuhan. (p01)
"KOLOM IKLANquot;