Friday, 23 March 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Dirawatnya cucu Temenggung Apung pimpinan Suku Anak Dalam (SAD) Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, langsung mendapat perhatian dari Dinas Sosial Kabupaten Tebo.

Ini terlihat pada Jumat (23/03/2018) sekitar pukul 15.12 Wib, M Yani Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin di Dinas Sosial Tebo, jengguk cucu kesayangan Temenggung Apung di RSUD Tebo.

“Kondisi kesehatannya sudah mulai membaik,”kata Yani usai menjenguk cucu Temenggung Apung di RSUD Tebo.

Soal biaya perawatan cucu Temenggung Apung, bilang Yani kemungkinan besar akan ditanggung oleh pihak rumah sakit. Sementara, pihaknya akan membantu biaya untuk pejaga. “Anggaran untuk ini memang tidak ada. Tapi tetap kita bantu. Kita bantu untuk yang menjaganya saja. Soalnya yang jaga kan butuh makan, minum dan lainnya,“ujar dia.

Pantauan PORTALTEBO.com, ada sekitar 10 orang lebih warga SAD yang menjaga cucu Temenggung Apung di RSUD Tebo, termasuk anak-anak. Yani pun menyarankan kepada Temenggung Apung dan warganya untuk membatasi jumlah penjaga.

“Bagusnya dua atau tiga orang saja yang jaga. Kalo rame-rame seperti ini, kasihan sama yang sakit. Apalagi yang jaga juga ada anak-anak. Khawatirnya nanti jadi sakit juga, “saran Yani.

Saran Yani ini langsung ditanggapi oleh Temenggung Apung. “Iya benar pak. Kalo ramai seperti ini biaya untuk makan, minum dan lainnya jadi boros, “kata Apung.

“Nanti yang benar-benar jaga dan bisa merawat saja yang tinggal disini. Yang lainnya kita suruh pulang,”singkat Apung.

Diketahui, cucu Temenggung Apung yang dirawat di RSUD Tebo ini adalah anak kedua dari Malenggang.

Balita berusia sekitar 2 bulan ini sudah hampir seminggu mengalami demam, panas tinggi dan kejang-kejang.

Setelah mendapat perawatan di RSUD Tebo, kondisi kesehatan cucu Temenggung Apung berangsur membaik.

“Alhamdulillah…  cucu saya sudah tidak demam dan panas lagi. Kesehatannya sudah mulai membaik, “ujar Apung saat ditemui di RSUD Tebo, Jumat (23/03/2018).

Hanya saja, lanjut Apung, dirinya masih khawatir. Pasalnya, bagian perut dibawah pusat cucunya itu keras seperti ada tonjolan. “Kata dokter ada infeksi. Tapi masih bisa diobati pakai obat, “kata Apung lagi.

“Dari pagi tadi sampai sekarang cucu saya tertidur pulas. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa pada perkembangan tubuhnya,”jelas Apung sambil mengatakan jika cucu kesayangan itu sudah 3 kali buang air besar. (p01)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement