Monday, 19 February 2018

author photo

PORTALTEBO.com - Audisi Mister Miss Tebo (MMT) 2018 tinggal 4 hari lagi. Pemenang kegiatan tahun kedua yang dilaksanakan oleh Sash Tebo Foundation ini nantinya akan menjabat sebagai Mister Miss Tebo 2018.

President Sash Tebo Foundation Suryadi Sudirja Asman (Adi Sudirja), kegiatan The Mister Miss Tebo Tahun 2018 bukan saja tentang kontes kecantikan atau male pageant, tapi lebih bagaimana melihat potensi anak muda dari seluruh pelosok Kabupaten Tebo dan kemudian memaksimalkannya.

Menurut dia, pembangunan suatu daerah bukan saja tentang infrastruktur, ekonomi dan lain sebagainya, namun juga tentang pembangunan mental Sumber Daya Manusia (SDM) dan karakter masyarakat daerah tersebut.

“Untuk menjadi Mister Miss Tebo 2018 bukan saja bermodal tampang gagah atau cantik saja, namun harus memiliki karakter dan berwawasan intlek,” kata Adi sapaan akrab Suryadi Sudirja Asman pada PORTALTEBO.com, Senin (18/02/2018).

Kriteria utama menjadi Mister Miss Tebo, jelas Adi, harus memiliki jiwa sosial yang tinggi dan berintegritas, "Kita tidak membuat patokan apakah harus tampan atau cantik , tinggi atau harus bisa bahasa asing. Kita memfokuskan syarat utama adalah harus punya jiwa sosial dan kemanusiaan serta berintegritas,”kata dia.

Adi juga menekankan bahwa Mister Miss Tebo 2018 terbuka untuk seluruh kalangan baik pelajar, mahasiswa, petani, guru, TNI, POLRI, Karyawan dalam estimasi usia 16 - 19 tahun, “Karena kita mengikuti standart pageant nasional,”ucap dia.

Sementara, beredar kabar bahwa Miss Tebo 2018 terpilih akan memakai mahkota terbaru yang bertajuk The Golden Of Tapak Kudo. Mahkota tersebut dirancang langsung oleh presiden Sash Tebo Foundation, Adi Sudirja yang dibantu oleh pelukis sketch handal asal Gorontalo Fitra Rauf.

Hasil sketch atau rancangan ini nantinya akan diukir oleh I Ketut Purmawan seniman ternama asal Bali. Dia (I Kentut Purmawan) adalah seniman ukir yang tergabung pada Prizel Art salah satu galeri kerajinan emas dan perhiasan asal pulau Dewata atau Bali.

Mahkota ini memiliki arti mendalam bagi perancangnya. Pasalnya, Tapak Kudo adalah motif batik Tebo paling terkenal yang sudah dipatenkan oleh ibu Bupati Tebo Hj Saniatul Lativa SE.

Motif ini dahulu hanya digunakan untuk motif kalung para puteri kerajaan atau pengantin agung saja. Namun, dewasa ini motif Tapak Kudo menjadi identitas masyarakat Kabupaten Tebo.

Terkait mahkota ini, Adi menjelaskan, arti dari mahkota emas bermotif Tapak Kudo ini adalah Mahkota "The Golden Of Tapak Kudo"

Motif ini sengaja dipilihnya karena salah satu simbol wanita Tebo yang menjujung tinggi norma dan toleransi antar sesama. Selain itu, motif Tapak Kudo juga untuk menghargai adat istiadat di bumi Tebo.

Dengan mengunakan motif ini, harapannya bisa memperkenalkan sekaligus mempromosikan motif Tapak Kudo ke khalayak yang lebih luas. Selain itu, untuk menunjukkan bahwa Tapak Kudo milik dan khas Kabupaten Tebo,

"Ya mahkota ini menjadi simbol wanita Kabupaten Tebo masa kini. Wanita masa kini tidak hanya cantik, baik dan pintar saja, tapi juga harus menjujung tinggi nilai - nilai kemanusiaan, toleransi, adat istiadat di bumi Tebo,” ujarnya sambil mengatakan jika sebelum malam final mahkota tersebut sudah tiba di Tebo. (p08)

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement