Thursday, 8 February 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Progres pekerjaan turap di Kelurahan Tebing Tinggi Kecamatan Tebo Tengah sepanjang 149,5 Meter dengan nilai kontrak Rp 16.449.3200.000 yang diawasi oleh Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah Dan Pembangunan Daerah (TP4D) saat ini sudah 25 persen.

"Progres pekerjaan turap sepanjang 149,5 meter dengan nilai kurang lebih Rp 16 Milyar yang diawasi oleh TP4D yang berlokasi di Tebing Tinggi Kecamatan Tebo Tengah saat ini sudah 25 persen," ujar Jufri HS, Kabid Rehabilitas dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Kabupaten Tebo.

Kuasa Penerima Anggaran (KPA) kegiatan rehabilitas dan rekontruksi pasca bencana ini mengatakan bahwa anggaran proyek yang dikerjakan oleh PT. Rudi Agung Laksana ini merupakan dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas pengajuan Pemkab Tebo tahun 2016 lalu.

" Walaupun berkompetisi dengan Kabupaten, kota se- Jambi lainnya, Alhamdulillah, berkat usaha Pemkab Tebo yang dibantu oleh Anggota DPR RI Dapil Jambi, Ibu Hj. Saniatul Lativa Sukandar, tahun ini turap di Tebing Tinggi ini sudah terealisasi, jika tidak, hampir dipastikan jalan aspal dan pemukiman penduduk disekitar lokasi tersebut akan tinggal sejarah karena longsor," tuturnya.

Menurutnya ada 5 titik pembangunan turap yang diajukan Pemkab Tebo ke BNPB tahun lalu, namun setelah diverifikasi untuk Tebo hanya satu ini yang lolos.

Tambah Jufri, se- Provinsi Jambi hanya ada 3 Kabupaten yang berhasil menerima dana Hibah dari BNPB salah satunya adalah Kabupaten Tebo.

"Satu kegiatan di Kerinci dan satunya lagi di Kabupaten Tanjabtim yang memang terkenal sebagai daerah rawan bencana," ungkap Jufri.

Dirinya mengatakan bahwa pekerjaan pembangunan turap yang sudah dianggarkan pada tahun 2017 lalu ini harus selesai pada bulan Mei 2018.

"Tanggal kontrak adalah 15 Desember 2017- hingga tanggal 17 Mei 2018 dengan masa pelaksanaan 154 hari kalender, artinya pertengahan bulan Mei mendatang pekerjaan ini harus sudah siap, jika tidak perusahaan pelaksananya akan diberi sanksi," tegas Jufri. (red) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement