Sunday, 18 February 2018

author photo

PORTALTEBO.com - Setelah hampir 24 jam pencarian, jasad Hopsah (35) warga desa Pulau Jelmu Kecamatan Tebo Ulu korban yang diserang buaya, akhirnya berhasil diteukan pada Minggu pagi (18/02/2018) sekitar pukul 07.30 Wib.

Kpt Inf Zulkarnaini Danramil 0416-04 Pulau Temiang mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Rafawi (58) warga Desa Bungo Tanjung Kecamatan Tebo Ulu. “Waktu ditemukan, jasad korban masih dalam keadaan utuh. Hanya saja korban mengalami luka sekitar 20 Cm pada bagian paha kanan,”ungkap Kpt Inf Zulkarnaini pada PORTALTEBO.com.

Saat ini lanjutnya, jasad korban sudah disemayamkan di TPU Desa Pulau Jelmu,”Setelah diotopsi di Puskesmas Pulau Temiang, jasad korban langsung disemayamkan di dekat rumah korban, “pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hopsah (35) seorang ibu rumah tangga warga Pulau Jelmu Kecamatan Tebo Ulu, korban keganasan buaya akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga di Pulau Renah Seberang Koto Jayo sekitar pukul 07,30 Wib, Minggu (18/02/2018).

Warga yang diketahui bernama Pawi ini, menemukan jasad korban saat dirinya ke kebun dan hendak melihat hasil pukat. Tiba-tiba dia melihat jasad dipinggir sungai.

Begitu mendapat informasi jasad korban telah ditemukan, tim yang terdiri dari Basarnas, polisi, TNI, Pol PP dan dibantu warga langsung bergerak menuju lokasi dan mengevakuasi korban.

Selanjutnya, jasad dibawa ke Puskesmas Pulau Temiang untuk dilakukan otopsi. “Pagi tadi ditemukan. Kondisinya mengalami luka pada bagian paha dan pinggang. Sekarang lagi diotopsi di Puskesmas Pulau Temiang, “ujar Heri warga sekitar.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga desa Pulau Jelmu Kecamatan Tebo Ulu, Sabtu pagi (17/2/2018) gempar setelah mengetahui ada seorang warga diserang buaya.

Heri warga desa setempat dikonfirmasi PORTALTEBO.com membenarkan insiden tersebut. Dijelaskannya, jika korban yang biasa disapa Sop (Hopsa,red) itu awalnya mandi di jamban dekat rumahnya.

“Saat mandi pagi tadi, tiba-tiba korban diserang buaya. Sekarang warga ramai mencari korban, “ujar Heri.

Hal yang sama juga dikatakan Herli Deni. Dijelaskannya jika korban bernama Sop istri Muslim warga desa Pulau Jelmu. “Sampai saat ini korban belum ditemukan. Sekarang warga menelusuri sungai mengunakan tempek mencari korban,”kata Deni. (p01)

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement