Thursday, 1 February 2018

author photo
Ilustrasi/net
PORTALTEBO.com - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tebo, Ridwan membantah keras apa yang dikatakan oleh Sekda terkait adanya dugaan penjualan jok mobil ambulance puskesmas.

"Saya sudah mengumpulkan staf saya dan menanyakan kabar itu dan ternyata tidak ada penjualan jok mobil tersebut, sekali lagi saya tegaskan itu tidak ada," tegas Ridwan.

Untuk ambulance, bilang Ridwan, pihaknya membeli sesuai atau berdasarkan E-katalog. Biasanya yang dia tahu pembelian mobil sudah terbentuk Ambunlance.

"Kamikan belinya sesuai E-katalog, dan bentuknya sudah Ambunlance. Kalau soal jok saya tidak tau menau, berapalah harga jok mobil," kata Ridwan.

"Coba tanya balik ke Sekda, siapa orang yang menjual dan di mana puskesmasnya yang menjual jok itu. Setelah saya panggil staff dan petugas tidak ada penjualan tersebut," kata Ridwan lagi.

Diberikan sebelum, beberapa hari yang lalu publik Tebo dihebohkan dengan kabar dugaan pencurian 2 bed pasien di RSUD STS Tebo. Dua bed pasien tersebut diduga dicuri oleh suami dari salah satu dokter spesialis di RSUD tersebut.

Belum selesai masalah dugaan pencurian bed di RSUD Tebo, kabar menghebohkan kembali terjadi yakni ada oknum yang diduga menjual sopa atau jok mobil ambulance puskesmas. Dugaan ini langsung disampaikan oleh Abu Bakar Sekda Tebo.

"Kalau untuk Puskesmasnua dan siapa orangnya itu  saya rahasiakan. Yang jelas saya tahu siapa orangnya dan sopa mobil ambulance puskesmas mana yang dijual," kata Sekda beberapa waktu lalu. (p01) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement