Thursday, 8 February 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Prilaku bejat seorang pria berinisial SW (36) warga Desa Teluk Kayu Putih Kecamatan VII Koto, yang tega menyetubuhi anak tirinya mendapat kecaman dari sastrawan Tebo, Jambi.

Hal ini terlihat dari puisi dengan judul “Januari Kelabu”. Aksara yang terangkai pada Rabu, 7 Januari 2018 sengaja dirilis sastrawan ini untuk mengungkapkan betapa hancurnya asa seorang anak yang semestinya mendapat pelindungan bapak, justru sebaliknya. Ayah tersebut yang menghancurkan.

Ini puisi yang dirilis Arief Chandra yang dikhususkan buat korban asusila, sahabat dan saudara di VII Koto.

JANUARI KELABU

Oleh Arief Chandra

Oh...bunga nan indah merekah
Kini senyum mu patah
Hidup mu telah hilang arah
Wajah lugu mu di coreng aib warna merah darah
Sepoi angin hembus kan rasa membuncah
Meluap kan emosi penuh amarah

Buat di kau harapan untuk membela
Nyata nya di kau hanya buat dilema
Kau hancur kan dahan rantingku dengan hina

Di kau harapan kami
Agar kami tumbuh subur dan asri
Apalah yg terjadi kini
Kau campakkan harga diri
Hingga tenggelam tak berwujud lagi

Oh bapak tiri
Yg seharus nya mengayomi
Kini kau hancur kan keluarga kami

Buat korban asusila
Sahabat saudara kami di VII Koto.
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement