Monday, 12 February 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Rifki siswa kelas 3 SD dusun Tuo Ilir Kecamatan Tebo Ilir ini, diduga sengaja dibuang oleh orang tua (ortu) di kebun sawit di Pangkal Bloteng Desa Teluk Rendah Ulu Kecamatan Tebo Ilir, Senin (12/2/2018).

Dari pengakuan ayahnya yang bernama Mahfuz (40), hal itu sengaja dilakukan untuk memberi efek jera kepada anaknya.

Pasalnya, menurut dia, anaknya itu sudah terlalu degil atau nakal. “Anak saya terlalu nakal, sering bukak celengan. Bahkan duit sayo pun sering di ambeknyo," ungkap Mahfuz, saat dimintai keterangan.

Sampai berita ini diupdate, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Sementara, informasi yang didapat media ini, bocah yang ditemukan warga tersebut sudah di bawa pulang oleh kedua orang tua ke rumah.

Diberikan sebelum, Senin (12/2/2018) sekitar pukul 13.00 Wib, warga dusun Pangkal Bloteng Desa Teluk Rendah Ulu Kecamatan Tebo Ilir, dihebohkan dengan ditemukannya anak usia 9 tahun di kebun sawit milik warga.

Anak yang diketahui bernama Rifki siswa kelas 3 SD dusun Tuo Ilir Kecamatan Tebo Ilir ini, diduga sengaja dibuang oleh orang tua (ortu) di kebun sawit.

Rifki pertama kali ditemukan oleh Indrawati (14) sekitar pukul 13.00 di RT 07 dusun Pangkal Bloteng Desa Teluk Rendah Ulu,

Anak berbaju merah dan bercelana pendek warna hitam ini, saat ditemukan membawa tas yang berisikan pakaian dan uang Rp 50 ribu.

“Tadi waktu saya lewat disini (Pangkal Bloteng) warga sudah ramai berkumpul. Ada anak yang dibuang orang tuanya,”kata salah seorang warga.

“Dari pengakuan anak tersebut, dia sengaja diantar oleh orang tuanya kesana. Jadi ada indikasi kalo anak tersebut dibuang oleh orang tuanya, “kata warga ini.

Terkait penemuan bocah, Kades Teluk Rendah Ulu, Ahmad fauzi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan bocah tersebut. Dirinya mengatakan bahwa menurut pengakuan Rifki, dia sengaja dibuang oleh orang tuanya di kebun sawit.

"Saya mendapat laporan warga bahwa ada warga menemukan bocah laki laki di tengah kebun sawit yang berjarak 2 Km dari Rt 07 dusun pangkal Bloteng yang dibekali baju 1 didalam tas berwarna merah," terang Kades.

Kades juga mengatakan bahwa saat ini bocah tersebut sudah diamankan warga di salah satu warung di Rt 07 dusun Pangkal Bloteng dalam keadaan selamat serta sudah diberi makan dan minum oleh warga sekitar.

"Kejadian itu sudah saya kasih tau ke kades Tuo Ilir maupun pihak kepolisian," terang Kades.

Saat ditanya siapa nama kedua orang tua bocah tersebut. Kades mengatakan bahwa Ibunya bernama Asia dan Bapaknya bernama Mahfuz, kedua orang tua bocah asli warga desa Tuk Ilir, Kecamatan Tebo Ilir. (p01) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement