Monday, 5 February 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Tahun 2018 ini, Pemkab Tebo anggarkan dana sebesar Rp 300 juta untuk publikasi pada media cetak. Hal ini disampaikan langsung oleh Syarfandi Kabag Humas Sekda Tebo, Senin (5/2/2018).

“Itu (300 juta) khusus untuk media cetak harian, mingguan dan majalah, “ungkap Syarfandi saat rapat bersama perusahaan media dan wartawan liputan wilayah Tebo di aula Melati Kantor Bupati Tebo.

Dijelaskannya, anggaran Rp 300 juta tersebut diluar anggaran publikasi untuk media teve, radio dan online. “Kalo untuk teve radio dan online anggarannya beda. Itu khusus untuk cetak saja, “kata dia lagi.

Terbatasnya anggaran untuk media ini, bilang Syarfandi, pihaknya terpaksa melakukan seleksi admitrasi dan peliputan yang selektif.

Artinya, lanjut dia, bagi perusahaan media yang tidak memenuhi syarat admitrasi terpaksa dilakukan penundaan kerjasama.

Besaran anggaran yang dialokasikan ini membuat perusahaan media maupun wartawan liputan wilayah Tebo sempat layangkan protes.

Pasalnya, dari tahun ketahun anggaran yang diperuntukkan untuk media dianggap terus berkurang, “Media setiap tahun bertambah, tapi anggaran berkurang terus. Jadi kami perushaan media bisa buat apa, “ketus Adlinsyah Kabiro Tebo dari edia Sangkakala.

“Kalau Pemkab sudah tidak mau mengakomodir kami (wartawan,red), ya jujur saja. Kami siap tidak bermitra lagi, “kata Taher pemilk sekaligu Pimpred media Jambar Post.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tebo melalui Kabag Humas Sekda Tebo jalin sinergitas dengan perusahaan media dan wartawan liputan wilayah Tebo.

Hal ini terkait persiapan kerjasama media dibagian Humas dan Protokoler Kabupaten Tebo untuk tahun 2018 ini.

Agar terjalin mitra yang baik, Senin pagi (5/2/2018), Humas dan Protokoler Kabupaten Tebo rapat bersama perusahaan media dan wartawan.

Rapat yang dilaksanakan di aula Melati Kantor Bupati Tebo ini, dipimpin langsung oleh Syarfandi Kabag Humas Sekda Tebo, dan dihadiri pimpinan perusahaan media dan wartawan elektronik, cetak dan online liputan wilayah Tebo.

Dalam rapat, Syarfandi menjelaskan aturan administrasi yang harus dilengkapi oleh perusahaan pers dan wartawan.

“Kita hanya bermitra dengan perusahaan media yang berbadan hukum PT. Untuk 1 perusahaan (PT) 1 media, dan perusahaan media tersebut harus ada wartawannya di Tebo, “tegas Syarfandi menjelaskan.

Pantauan PORTALTEBO.com, rapat ini masih terus berlanjut. Pada rapat ini juga membahas anggaran Humas yang diperuntukkan untuk media, dan seperti apa porsi pembagian permedia. (red) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement