Sunday, 25 February 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tebo, beberapa waktu yang lalu sudah memastikan jika Albothyl tidak lagi beredar di Kabupaten Tebo. Pasalnya, peredaran obat yang mengandung policresulen ini diakui Disperindag sudah ditarik dari Apitik atau pasaran di Tebo.

Namun kenyataan dilapangan, banyak ditemukan sejumlah apotik di Tebo masih menjual obat yang dinyatakan tidak baik untuk Kesahatan ini.

Salah satu warga Tebo, bernama Hari (29) mengaku pernah melihat dan mencoba untuk membeli obat Albothyl di Apotik Tebo, meskipun sebelumnya Disperindag sudah pernah turun dan cek keberadaan Albothyl di sejumlah Apotik.

"Saya kemarin coba-coba saja beli Albothyl, eh nyatanya masih di jual. Bahkan pihak apotik pun menawarkan saya mau beli Albothyl berapa banyak, " ungkap Hari, Minggu (25/02/2018).

Diketahui, sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan M. Soleh melalui Kabid perdagangan Edi saat di konfirmasi, mengatakan, dirinya memastikan tidak ada lagi peredaran Albothyl di Kabupaten Tebo. "Saya pastikan peredaran Albothyl sudah tidak ada lagi di Tebo,"ucap Edi.

Dirinya juga menambahkan, kepastian ini dikarenakan dirinya sudah turun langsung ke Apotik-Apotik yang ada di Kabupaten Tebo, bahkan dirinya juga turun langsung ke Kecamatan Rimbo Bujang.

"Kita juga sudah Cek langsung ke Apotik ternama, peredarannya sudah ditarik oleh distributornya," jelas Edi.

Saat ditanya Sanksi apa yang akan di ambil jika keberadaan Albothyl masih beredar di Apotik yang ada di Kabupaten Tebo, Edi tidak memastikan ada Sanksi, yang jelas seandainya masyarakat masih menemukan Obat tersebut segera melapor.

"Kami dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sudah menyuruh untuk Distributor menarik Obat tersebut. Yang jelas kalau untuk Sanksinya Dinas Kesehatan yang punya wewenang,"pungkas Edi.

Sebelum, Badan Pengawa Obat dan Makanan (BPOM) RI membekukan izin edar Albothyl dalam bentuk cairan obat luar konsentrat hingga perbaikan indikasi yang diajukan disetujui.

Pembekuan izin edar ini dilakukan sehubungan dengan adanya informasi mengenai isu keamanan Albothyl. Hal ini disampaikan BPOM RI melalui website resminya, http://www.pom.go.id pada 15 Februari 2018. (p01)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement