Thursday, 15 February 2018

author photo
Ilustrasi/net
PORTALTEBO.com - Kasus kekerasan terhadap wartawan terjadi di kabupaten Tebo. Korbannya adalah Deni Kumbara salah satu wartawan media online liputan Kabupaten Tebo. 

Kronologisnya, pada Selasa (13/2) korban yang nota bene adalah wartawan wartanews.co.id bersama dua orang rekannya yakni Tarmizi dan Askarman juga berprofesi wartawan dalam perjalanan pulang peliputan dari Kecamatan VII Koto.

Saat tiba di Desa Aur Cino Kecamatan VII Koto, sekitar pukul 17.30 petang, dirinya melihat adanya Truk Fuso sedang melakukan aktivitas bongkar muat Kayu yang diduga hasil ilegal loging.

Melihat adanya aktivitas bongkar muat kayu tersebut korban bersama dua temannya mencoba menghampiri dan mencoba mengkonfirmasi. Salah satu warga yang saat itu berada dilokasi dan diduga kuat merupakan pemilik kayu ilegal loging tersebut yang diketahui berinisial SI meminta korban mengkonfirmasi kepada pemilik kayu dengan memberikan ponselnya.

Lalu, pada saat mengkonfirmasi asal muasal kayu kepemilik melalui telfon seluler, tiba-tiba SI yang nota bene adalah seorang ASN memukul wajah korban.

Saat itu sempat terjadi cekcok, namun kedua rekan korban melerai sehingga tidak menjadi pertengkaran hebat. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar dibagian wajah dan mendapatkan pertolongan medis.
Deni Kumbara saat dikonfirmasi membenarkan kejadian penganiayaan yang dialaminya tersebut. Dia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Sektor VII Koto serta melakukan Visum di puskesmas terdekat didampingi langsung oleh anggota kepolisian.

"Benar, kejadian pemukulan itu sudah saya laporkan ke Polsek VII Koto bahkan saat Visum didampingi anggota kepolisian," ungkap Deni.

Kapolsek VII Koto AKP Firdon Marpaing.SH dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari seorang Jurnalis atas nama Deni Kumbara.

Kata Kapolsek, Deni Kumbara datang Ke Polsek melaporkan kejadian dirinya diduga dianiaya oleh oleh Sopir Truck membawa kayu masih warga VII Koto berinisial SI.

"Benar, ada kejadian diduga penganiayaan atas nama Jurnalis Deni Kumbara, kita sudah membuat laporan Polisi ke Polres Tebo untuk tindak lanjut kasus tersebut," jelas Kapolsek singkat.

Ditempat terpisah, ketua Himpunan Jurnalis HAJAR Tebo M.Husni Yusuf berkomentar, seorang Wartawan dalam melaksanakan tugas Jurnalistik tentunya dilindungi dengan UU PERS. TerLepas siapa yang salah dan siapa yang benar tentunya melalui pembuktian dan Fakta yang ada.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti laporan rekan kita Deni Kumbara yang telah mengalami tindakan kekerasan saat melakukan peliputan di lapangan," harap Husni. (p01/tim)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement