Tuesday, 13 February 2018

author photo
Ilustrasi/net
PORTALTEBO.com - Setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo mengalami kekurangan tenaga pendidik atau guru. Hal ini disebabkan banyak guru memasuki masa pensiun. Hal ini diungkapkan oleh Sukandar Bupati Tebo.

“Setiap tahun, sekitar 100 orang guru memasuki masa pensiun,”ungkap Sukandar.

Oleh karena itu, lanjut Sukandar, pada seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 ini, Pemkab Tebo mengutamakan formasi untuk guru dan tenaga medis atau kesehatan. “Kita juga masih kurang tenaga kesehatan,”kata dia.

Berapa orang CPNS nantinya yang akan diterima Pemkab Tebo, Sukandar menjelaskan, “Kalau untuk yang disetujui kami menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat melalui Kemenpan pasalnya alokasi PNS ini kan dibagi ke sejumlah daerah sesuai dengan kebutuhan," katanya.

Diketahui, pasca adanya moratorium dari pemerintah pusat selama dua tahun ini, kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Tebo terus meningkat.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Pemkab Tebo telah mengajukan 1300 formasi untuk PNS ke Kemenpan. Formasi ini diperkirakan akan dibuka pada akhir tahun 2018 ini.

“Ya perkiraan sekitar Oktober atau bulan berikutnya, kita masih menunggu informasi lebih lanjut terkait penerimaan PNS ini dari Kemenpan," ujar Bupati Tebo Sukandar, Senin (12/2/2018).

Dijelaskan bupati formasi yang diutamakan adalah tenaga pendidik dan medis, terutama bagi mereka yang telah lama mengabdi sebagai tenaga honorer.

" Yang diutamakan honorer Guru dan medis K2 sedangkan sisanya formasi umum teknis," kata Sukandar. (p08) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement