Monday, 19 February 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Pedagang kaki lima yang berjualan dilokasi eks SD Pasar Sarinah Kecamatan Rimbo Bujang, merasa cemas atas rencana Pemkab Tebo membangun ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan tersebut. Pasalnya, mereka khawatir lapak jualan milik mereka digusur.

Salah satu pedagang kaki lima dikawasan eks SD Pasar Sarinah, Joni mengaku jika dirinya sudah mendapat teguran dari pihak kecamatan. “Yang menjadi kekhawatiran kami, jika lapak dibongkar kami mau jualan dimana, “ujar Joni.

Terkait hal ini, Camat Rimbo Bujang Sukiman saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya telah menyurati PKL dilokasi eks SD Pasar Sarinah Rimbo Bujang. Pada surat tersebut, dia minta para pedagang untuk mengosongkan lapok dagangannya hingga bulan Juni mendatang. “Kita hanya menjalani perintah,”kata dia.

Disinggung kapan akan dilakukan penggusuran, Camat mengatakan, “Masih dalam pembahasan. Yang jelas perintahnya untuk dikosongkan. Begitu juga penghuni bangunan eks SD, juga kita tegur dan kita surati agar segera mengosongkan gedung tersebut, “tegas dia.

Untuk itu, Sukiman menghimbau kepada pedagang kaki lima dan penghuni gedung eks SD Pasar Sarinah untuk bisa mensuport program pemerintah dengan cara mengosongkan lapak dagangan dan gedung eks SD tersebut.

“Ini program pemerintah daerah jadi harus sama-sama kita dukung,Untuk PKL nanti boleh berjualan,tapi tidak boleh menetap atau tinggal dilokasi berjualan,"pungkasnya. (p08)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement