Buaya di Tebo Ulu Belum Tertangkap

- 17:46:00
advertise here
PORTALTEBO.com - Buaya ganas di sungai Batanghari yang telah memakan korban hingga Rabu sore (28/02/2018), belum tertangkap.

“Belum tertangkap. Tim sekarang masih di lapangan menelusuri aliran sungai, “ujar Taufik Khaldy Kasat Pol PP Tebo saat dikonfirmasi.

Dijelaskan Kasat, saat ini tim begeser dari Pulau Temiang ke desa Teluk Kuali. “Di Pulau Temiang tidak berhasil, makanya tim begerak ke Teluk Kuali, “kata dia lagi.

Saat ditanya apa kendala tim dalam penangkapan buaya ganas tersebut, Taufik menjelaskan, “Kendala tidak ada. Hanya saja masyarakat terlalu ramai ingin melihat proses penangkapan,”ujarnya.

Demi untuk melancarkan proses penangkapan ini, Taufik minta kepada masyarakat agar tidak beraktivitas dipinggiran sungai mulai dari pukul 17.00 Wib. “Mungkin masyarakat terlalu ramai dipinggiran sungai. Bahkan sampai malam pun masyarakat masih ramai. Mungkin itu yang membuat buayanya sembunyi, “kata dia.

Diketahui, penangkapan buaya ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari BKSDA Provinsi Jambi, anggota Polres Tebo, TNI dan Pol PP Tebo. Pencarian ini dimulai desa Teluk Kuali pada Selasa (27/02) kemarin.
Kapolres Tebo melalui Kabag Ops, Kompol Jalaluddin mengingatkan kepada seluruh anggota agar tidak gegabah dalam melakukan penangkapan.

"Saya ingatkan kepada seluruh tim jangan takabur atau ceroboh,"ujar Kabag Ops Polres Tebo saat pimpin apel persiapan penangkapan buaya di Mako Polsek Tebo Ulu.

Ditegaskanya, seluruh tim dikomandoi oleh BKSDA Provinsi Jambi. Rekan-rekan (tim selain BKSDA) ditugaskan untuk membantu bukan melaksanakan penangkapan.

"Jadi tugas kita mengamankan masyarakat, bukan ikut menangkap. Ikuti intruksi dari BKSDA, "tegasnya.

"Bagi anggota yang memegang senjata, saya minta harus satu komando. Jangan basing digunakan. Ingat, penangkapan buaya ini bukan untuk membunuh. Buaya yang tertangkap nantinya langsung dibawa oleh BKSDA,"ujarnya mengakhiri. (p01)



Segera Terbit "MAJALAH PORTAL" Edisi Maret 2018