Monday, 5 February 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Meski Satpol PP Tebo tengah gencar-gencarnya melakukan penertiban, namun masih saja ditemukan ASN maupun tenaga kontrak (TK) yang membundel.

Hal ini terbukti, pada Minggu pertama Februari 2018 ini, Pol PP Tebo masih menemukan 29 orang ASN dan TK yang terlambat ngantor.

“Sekitar pukul 07.30 Wib tadi kita gelar razia penertiban di kompleks perkantoran bupati. Ada 29 orang ASN dan TK yang terlambat apel pagi, “ujar Taufik Khaldy Kasat Pol PP Tebo, Senin (5/2/2018).

Seperti biasanya, lanjut Kasat, ASN dan TK yang terlambat ngantor ini nantinya akan dilaporkan ke Bupati Tebo.

“Khusus ASN terlambat, datanya akan kita serahkan kepada BKPSDM. Nanti BKPSDM yang akan memberikan teguran kedisiplinan sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010,"tegas kasat.

“Untuk TK yang terlambat, datanya kita serahkan ke OPD masing-masing. OPD yang bersangkutan yang akan memberikan sanksinya, “tegas Kasat lagi.

Razia ini, bilang Kasat, merupakan tindak lanjut dari surat Bupati tentang kedisiplinan ASN.

Menurut kasat, penertiban ini tetep terus lakukan setiap minggunya sampai ASN dan TK disiplin. Hasil dari penertiban bakal dikoreksi agar penertiban seterusnya bisa lebih efektif.

“Ini kita lakukan guna mendukung mewujudkan program Tebo Tuntas 2022. Untuk mewujudkan program ini harus dimulai dari ASN yang tertib,tidak terlambat ngantor dan tidak berkeliaran pada jam kerja tampa izin."tutup Kasat. (p01) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement