Ternyata Tsk Pelaku Pembunuh Dina Ikut Evakuasi Korban Dari Dalam Sungai

- 14:50:00
advertise here
Tsk pembunuh Dina Wulandari saat diperiksa di Polres Tebo 
PORTALTEBO.com - Salah satu tersangka (Tsk) pelaku pembunuh Dina Wulandari (18) ternyata sempat ikut mengevakuasi jasad Dina dari dalam sungai Batanghari.

Sadisnya, korban (Dina Wulandari) yang baru 2 tahun tamat MAN ini dianiaya hingga luka-luka dan lebam, lalu diikatkan dengan akar pohon kemotor milik korban, dan seterusnya korban dibuang ke sungai Batanghari. 

"Kami temukan korban sudah tewas terikat dimotor miliknya,"ungkap salah seorang warga yang ikut mengevakuasi korban.

Sebelum ditemukan, keluarga korban terlihat panik. Ternyata kepanikan keluarga korban ini dimanfaatkan oleh Tsk yang berpura-pura seperti pahlawan. 

Tsk turut langsung mencari korban. Bahkan saat korban ditemukan di sungai Batanghari, Tsk juga ikut terjun ke sungai untuk mengevakuasi korban. 

"Pelaku ikut membantu evakuasi korban di sungai,"terang Nul warga Teluk Rendah Ulu.

Diperkirakan, usai melakukan evakuasi, pelaku berinisial ST (22) ini kabur ke Sarolangun tempat tinggal keluarganya.

Kapolres Tebo melalui kasat Reskrim polres tebo, AKP Hendra Wijaya M, SI.K dikonfirmasi membenarkan atas jika Tsk sempat ikut mengevakuasi korban.

"Ya memang baru satu Tsk yang mengaku. Kita menangkap Tsk ini karena curiga, dia (Tsk) setelah mengevakuasi korban langsung kabur dari dusun setempat," jelas Kasat. 

Pantauan PORTALTEBO.com, hingga saat ini Tsk masih menjalani pemeriksaan diruang Kasatres Polres Tebo.

Upaya pihak kepolisian mengungkap kasus penemuan jasad di Dusun Pangkal Bloteng, Desa Teluk Rendah Ulu, Kecamatan Tebo Ilir, sepertinya mulai menemukan titik terang. Pasalnya, pihak Polres Tebo telah menemukan dan mengamankan saksi kunci pada kasus tersebut. 

"Ya,  kita telah menemukan sanksi kunci atas kasus penemuan jasad di Pangkal Bloteng. Untuk antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, saksi kunci terpaksa kita amankan sementara, "kata AKBP Budi Rachman Kapolres Tebo. 

Saat inipun, lanjut Kapolres, tim penyidik terus mendalami kasus ini. "Kita juga telah mengamankan barang bukti yang ada di Tkp. Selain itu, kita juga telah memeriksa beberapa saksi, baik saksi dari pihak korban maupun saksi dari warga sekitar. Alhamdulillah, kasus ini mulai menemukan titik terang, "kata Kapolres lagi.

Meski sudah menemukan titik terang, namun pihak kepolisian belum mau menyimpulkan motif dari tersebut, "Untuk sementara kita hanya menduga kalau jasad yang ditemukan adalah korban pembunuhan. Namun kita belum bisa memastikan apa motifnya pelaku, sebab dibutuhkan banyak data, barang bukti dan keterangan yang kuat,"jelas Kapolres. 

"Kalo keterangan bisa dari kerabat, keluarga ataupun teman korban. Yang untuk sementara jasad yang ditemukan adalah korban pembunuhan, dan kita sudah menemukan petunjuk untuk ungkap kasus ini. Mudah-mudahan cepat terungkap, "tutupnya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, beberapa hari yang lalu warga Pangkal Bloteng Desa Teluk Rendah Ulu Kecamatan Tebo Ilir, dihebohkan dengan penemuan jasad di dalam sungai Batanghari. Jasad yang diketahui bernama Dina Wulandari (18) ditemukan terikat akar pohon bersama motor miliknya. 

Tim penyidik Polres Tebo yang dipimpin langsung oleh AKBP Budi Rachman, langsung turun ke Tkp untuk menyelidiki seperti apa motif dari kasus pembunuhan tersebut.

Dari hasil olah Tkp, tim penyidik Polres Tebo telah mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. (p01) 
"KOLOM IKLANquot;