Saturday, 27 January 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Pasca ditemukannya jasad Dina Wulandari (18) pada Kamis siang (25/1/2018), hingga saat ini Mako Polsek Tebo Ilir ramai didatangi warga, baik warga dari desa Teluk Rendah Ulu maupun warga dari desa sekitar. 

Kedatangan warga ini karena penasaran dan ingin mengetahui siapa Tsk pelaku pembunuh sadis tersebut.

"Iyo sayo penasaran nian, siapo sebenarnyo pelakunyo, " ujar salah seorang warga yang mengaku tinggal di Bukit Sari Desa Teluk Rendah Pasar Kecamatan Tebo Ilir, Sabtu (27/1/2018).

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Tebo Ilir Iptu Gohan Ramses, "Warga penasaran dan ingin mengetahui siapa Tsk pembunuh Dina. Karena kasus pembunuhan seperti ini baru pertama kali terjadi di Tebo Ilir, "kata Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, tidak sampai 24 jam, akhirnya kerja keras aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus penemuan jasad di dusun Pangkal Bloteng, Desa Teluk Rendah Ulu, Kecamatan Tebo Ilir. 

Tim Reskrim Polsek Tebo Ilir dan Polres Tebo, berhasil meringkus 3 tersangka (Tsk) pelaku pembunuhan tersebut. 

Tiga pemuda warga Teluk Rendah Ulu ini dibekuk dilokasi persembunyiannya masing-masing. 

Mereka dibekuk dilokasi dan waktu yang berbeda pada Sabtu dini hari (27/1/2018).

Kapolres Tebo, AKBP Budi Rachmad membenarkan telah mengamankan 3 orang Tsk pelaku yang merupakan tetangga korban.

"Benar, sudah kita amankan 3 orang warga terduga pelaku, saat ini masih diperjalanan menuju Mapolres Tebo,"tegas Kapolres, Sabtu (27/1/2018).

Kapolres menambahkan, untuk saat ini kita belum mengetahui kronologis sebenarnya dan peran dari masing-masing pelaku.

Sebelumnya, upaya pihak kepolisian mengungkap kasus penemuan jasad di Dusun Pangkal Bloteng, Desa Teluk Rendah Ulu, Kecamatan Tebo Ilir, sepertinya mulai menemukan titik terang. Pasalnya, pihak Polres Tebo telah menemukan dan mengamankan saksi kunci pada kasus tersebut. 

"Ya,  kita telah menemukan sanksi kunci atas kasus penemuan jasad di Pangkal Bloteng. Untuk antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, saksi kunci terpaksa kita amankan sementara, "kata AKBP Budi Rachman Kapolres Tebo. 

Saat inipun, lanjut Kapolres, tim penyidik terus mendalami kasus ini. "Kita juga telah mengamankan barang bukti yang ada di Tkp. Selain itu, kita juga telah memeriksa beberapa saksi, baik saksi dari pihak korban maupun saksi dari warga sekitar. Alhamdulillah, kasus ini mulai menemukan titik terang, "kata Kapolres lagi.

Meski sudah menemukan titik terang, namun pihak kepolisian belum mau menyimpulkan motif dari tersebut, "Untuk sementara kita hanya menduga kalau jasad yang ditemukan adalah korban pembunuhan. Namun kita belum bisa memastikan apa motifnya pelaku, sebab dibutuhkan banyak data, barang bukti dan keterangan yang kuat,"jelas Kapolres. 

"Kalo keterangan bisa dari kerabat, keluarga ataupun teman korban. Yang untuk sementara jasad yang ditemukan adalah korban pembunuhan, dan kita sudah menemukan petunjuk untuk ungkap kasus ini. Mudah-mudahan cepat terungkap, "tutupnya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, beberapa hari yang lalu warga Pangkal Bloteng Desa Teluk Rendah Ulu Kecamatan Tebo Ilir, dihebohkan dengan penemuan jasad di dalam sungai Batanghari. Jasad yang diketahui bernama Dina Wulandari (18) ditemukan terikat akar pohon bersama motor miliknya. 

Tim penyidik Polres Tebo yang dipimpin langsung oleh AKBP Budi Rachman, langsung turun ke Tkp untuk menyelidiki seperti apa motif dari kasus pembunuhan tersebut.

Dari hasil olah Tkp, tim penyidik Polres Tebo telah mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. (p01) 

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement