Tuesday, 9 January 2018

author photo
Potensi Wisata Desa Sungai Karang

Photo : Facebook Roby Ibnu Bukhori

BANGSA yang bijak adalah bangsa yang mengenal sejarahnya. Bangsa yang bijak adalah bangsa yang menghormati perjuangan para pahlawannya. Mengapa kita sebagai bangsa Indonesia harus mengenal sejarah kita sendiri?
Kira-kira pertanyaan ini yang ingin dijawab oleh salah seorang tokoh masyarakat Desa Sungai Karang, Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo, yakni Datok Panglimo Duo Sim. 

Tempat yang akan diberi nama Makam Bersejarah Belukar Rajo dengan luas lebih kurang 1,5 hektar ini akan menjadi catatan sejarah bagi masyarakat setempat, khususnya generasi penerus bangsa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, bebapa makam para pejuang yang belum diberi nama tersebut, sudah direnovasi dengan diberikan atap, pagar dan lainnya. 

Tidak hanya itu, di sekeliling makam tersebut dibuat pagar dan tempat duduk bagi pengunjung yang ingin berziarah ke makam para pejuang tersebut.

Photo : Facebook Roby Ibnu Bukhori

Menariknya, renovasi makam bersejarah tersebut dilakukan oleh salah satu tokoh masyarakat tersebut dengan menggunakan dana sendiri.

"Tujuan saya membangun dan merenovasi makam ini hanya untuk mengenang jasa para pejuang Jambi dan sebagai pelajaran sejarah bagi anak cucu saya, "ujar Datok Panglimo saat ditanya terkait alasannya melestarikan makan tersebut. 

Dikatakannya, dewasa ini sejarah pejuang Jambi sudah mulai tergerus dan hanya sedikit masyarakat yang tahu tentang sejarah tanah kelahirannya. Makanya, tempat bersejarah ini diharapkan mampu menjadi icon Desa Sungai Karang, dan memberikan pemahaman sejarah kepada generasi bangsa.

“Sikap menghargai dan menghormati jasa pejuang ini yang ingin ditanamkan sejak dini pada generasi bangsa, salah satunya melestarikan makam pejuang atau tempat sejarah. Saya berharap pemerintah desa dapat melestarikan tempat bersejarah tersebut, "harapnya.

Photo : Facebook Roby Ibnu Bukhori

Berdasarkan informasi, bahwa Mantan Bupati Tebo, H Majid Muaz pernah berziarah ke Makam Bersejarah Belukar Rrajo. Bahkan, baru-baru ini Anggota DPRD Provinsi Jambi, Popriyanto juga pernah berkunjung ke makam bersejarah tersebut.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sungai Karang, Anton mengatakan pemerintah desa sangat mengapresiasi dan mendukung dengan dilestarikannya makam bersejarah tersebut. Pasalnya, hal tersebut merupakan salah satu asset dan potensi sejarah yang ada di wilayah yang ia pimpin.

"Kami akan berupaya untuk mendukung dan menjadikan tempat tersebut sebagai tempat wisata bersejarah bagi masyarakat. Insya Allah, hal itu akan menjadi catatan penting bagi kami untuk dibahas di pemerintahan desa, ungkapnya.

Sumber dan photo : Facebook Roby Ibnu Bukhori
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement