Sunday, 28 January 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Persoalan pemerataan pembangunan dan infrastruktur jalan kembali menjadi pemicu amarah bagi warga Kabupaten Tebo. Seperti yang terjadi di Desa Wanareja Kecamatan Rimbo Ulu. Warga mengeluhkan kerusakan jalan Poros Serayu Ujung yang kondisinya rusak parah yang hingga sekarang belum diperbaiki. 

Bahkan, isu yang beredar warga mengancam jika tidak ada perbaikan jalan sesegera mungkin, mereka akan Golput pada  Pemilihan Legeslatif 2019 mendatang.

"Kami merindukan jalan desa yang bagus, tidak rusak parah seperti sekarang ini,"ketus Saini salah seorang warga desa Wanareja. 

Dijelaskannya, sekitar 20 tahun jalan desa tersebut tidak disentuh perbaikan sama sekali dari pemerintah. Pihak desa pun sudah mencoba berkali-kali melakukan pengajuan perbaikan, namun tak kunjung ditanggapi.

"Kalau tidak ada respon dan kejelasan kapan akan siperbaiki, warga sini sepakat Golput pada Pileg 2019 mendatang, "ucapnya. 

Dijelaskannya lagi, kondisi jalan saat ini kalau musim hujan sulit dilalui. Sementara jika musim panas, jalan berdebu.

Terpisah, Hendra Budi Artapa mantan Kepala Desa Wanareja periode tahun 2013-2017 saat dikonfirmasi mengaku, saat dirinya masih menjabat Kades sudah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan tersebut. 

Bahkan, lanjut dia, disaat akhir masa jabatannya juga telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut. 

Disinggung soal ancaman warga bakal Golput pada Pileg 2019 nanti jika jalan tidak diperbaiki, Hendro mengatakan, "Itu hak warga, kita hanya butuh perbaikan jalan," tutupnya. (p09) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement