Monday, 29 January 2018

author photo
PORTALTEBO.com - Razia penertiban Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak (TK) yang digelar Satpol PP Tebo sepertinya tidak pandang bulu. 

Terbukti, dari 23 ASN dan TK yang terjaring razia penertiban di kompleks perkantoran Bupati Tebo, Senin pagi ini (29/1/2018), 4 diantaranya adalah anggota Pol PP. 

Taufik Khaldy Kasat Pol PP Tebo dikonfirmasi PORTALTEBO.com membenarkan jika ada anggotanya yang terjaring razia penertiban. "Iya, ada 4 orang anggota yang kita amankan karena terlambat, "ujar Taufik usai razia.

Dijelaskan Thaufiq jika keempat orang anggotanya itu adalah tenaga kontrak. Untuk sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku, "Yang jelas ini akan menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja keempat orang tersebut,"tutupnya. 

Diberitakan sebelumnya, untuk melanjutkan penertiban ASN dan tenaga kontrak Jum'at kemarin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tebo kembali gelar penertiban ASN dan tenaga kontrak di ruang lingkup Pemkab Tebo. 

Hal ini terlihat pada Senin pagi ini (29/01/2018) sekitar pukul 07:30 wib, Satpol PP Tebo kembal gelar razia kedisiplinan ASN di gerbang pintu masuk kompleks perkantoran Bupati Tebo.

Kasat pol PP Tebo Taufik khaldy dikomfirmasi menjelaskan, target razia kali ini tetap pada ASN dan tenaga kontrak seperti pad Jum'at yang lalu. Namun bedanya, razia hari ini bagi ASN dan tenaga kontrak yang terlambat apel atau upacara Senin.

"Razia ini merupakan tindak lanjut dari surat bapak Bupati tentang kedisiplinan ASN,"ujar Taufik disela razia kedisiplinan.

Pada razia ini, lanjut Kasat, anggotanya berhasil mendata dan menertibkan sebanyak 23 ASN dan tenaga kontrak yang terlambat,"Data 23 orang ASN dan tenaga kontrak ini tetap akan kita laporkan ke bapak bupati, "kata dia.

"Khusus untuk data ASN akan kita serahkan kepada BKPSDM agar nantinya diberikan surat teguran sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010,"tegas Kasat lagi. 

Sementara, untuk tenaga atau pegawai kontrak yang terjaring, bilang Kasat, datanya akan diserahkan kepada OPD masing-masing. "Nanti OPD masing-masing yang memberikan sanksi tegas kepada tenaga kontraknya. untuk anggota kita yang terlambat dan tidak disiplin akan kita tegur dan kita bina. "ucap Kasat.

Menurut Taufik, penertiban ASN ini akan menjadi kegiatan rutin Satpol PP, tentunya dengan tujuan agar para ASN maupun tenaga kontrak lebih disiplin waktu. "Ini (razia) juga merupakan giat untuk mendukung Pemda Tebo mewujudkan visi dan misi Tebo Tuntas 2022."tutup kasat. (p01/opp)
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement