Saturday, 30 December 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Dalam rangka cipta kondisi jelang perayaan Tahun baru yang tinggal menghitung hari, Polres Tebo terus tingkatkan kegiatan preemtif, preventif serta kegiatan Represif. Hal ini ditandai dengan adanya pengungkapan kasus penjualan miras di RT.05 Desa Mengupeh Kecamatan Tengah Ilir, Jumat (29/12/2017).

Tim gabungan Opsnal Polres Tebo yang di pimpin oleh Ipda Irvan Pane bersama anggota Polres Tengah Ilir yang dipimpin Kapolsek Tengah Ilir Iptu Ibrahim sedikitnya berhasil mengamankan 101 botol miras dengan berbagai jenis merek.

Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di sekitar Desa Mengupeh ada salah seorang warga yang menjual miras tanpa izin. Pada saat tim gabungan mendatangi rumah MN, MN tidak mengakui bahwa ia menjual Minuman Berakohol.

Tidak berhenti disitu saja, Tim gabungan meminta MN menemani masuk kedalam rumah dan melakukan penggeledahan. Saat penggeledahan di kamar MN Polisi menemukan Banker ukuran 1Meter persegi dan setelah dibuka oleh tim ternyata kotak tersebut berisi puluhan botol miras. Sontak MN kemudian mengakui perbuatannya dan Polisi langsung membawa MN beserta barang bukti ke Mako Polsek Tengah Ilir.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Tengah Ilir Iptu Ibrahim membenarkan adanya pengungkapan miras tersebut. Pihaknya menerangkan selain menyita puluhan miras, timnya juga mengamankan MN yang merupakan pemilik dari ratusan miras dengan berbagai jenis merek tersebut.

“Selain mengamankan barang bukti, kita juga mengamankan MN (45) yang berjenis kelamin perempuan yang merupakan warga RT.05 Desa Mengupeh Kecamatan Tengah Ilir,”ungkap Kapolsek Tengah Ilir.

Selain itu, lanjut Kapolsek, bahwa pihaknya juga membeberkan data hasil dari penyitaan miras yang dilakukan oleh Kepolisian.

“Hasil keseluruhanya kami telah mengamankan ratusan boto miras yang terdiri dari 20 Botol Miras Jenis Anggur Merah, 23 Botol Miras Jenis New Port, 10 Botol Miras jenis Asoka dan 48 Botol Miras Jenis Whisky,”terang Kapolsek.

Kini MN bersama barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Tengah Ilir untuk dilakukan proses penyelidikan.

“Kami telah membuat surat tanda penerimaan, melaporkan kepada pimpinan serta membuat Administrasi Penyelidikan. Kasus ini akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”tutup Kapolsek. (red) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement