Saturday, 2 December 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Tim Reskrim PolresTebo dan Polsek Tebo Ulu berhasil meringkus buronan pelaku pengeroyokan sadis yang selama ini bersembunyi dihutan wilayah Kecamatan VII Koto Ilir, Tebo.

Dia adalah HT (24) yang sudah jadi Target Operasi (TO) polisi ini dibekuk saat akan mencoba kabur keluar Tebo.

Polisi yang berhasil mengendus tempat persembunyian pelaku, tanpa buang waktu langsung mengejar dan menangkap pelaku.

Informasi yang berhasil didapat, pelaku Hoiriyanto alias Hoi ini ditangkap dikawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang berada diwilayah Kecamatan VII Koto Ilir, Tebo, Jum'at (30/12/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis golok yang digunakan pelaku untuk membantai korban bernama Salawi. Selain itu, tim reskrim Polres Tebo dibawah pimpinan Kanit Reskrim IPDA Irfan Pane juga masih membururu dua pelaku lain yang ikut menghajar korban.

"Kita menangkap otak pelaku pengeroyokan yang selama ini buron, pelaku bernama Hoiriyanto, kita tangkap saat bersembunyi di hutan wilayah VII Koto Ilir, kini kita masih memburut dua pelaku lain yang juga kabur dan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," terang Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim AKP Maruli.

Disebutkan, kasus pengeroyokan ini terjadi pada rabu, 22 November 2017 sekira pukul 23.30 WIB, saat itu, korban Salawi (30) warga Dusun Jambu I Desa Jambu kecamatan Tebo Ulu, Tebo, baru pulang nonton organ tunggal di desa Teluk Kembang, Tebo Ulu, Tebo.

Saat akan pulang, korban mampir dirumah Mariati, namun sebelum korban turun dari motor, tiba-tiba datang para pelaku menggunakan motor Vixion, para pelaku ini yakni HY, SP dan RK.

Tanpa basa-basi, HY langsung menyarangkan golok yang dibawanya ketubuh Salawi, sedangkan SP ikut memukul korban bersama dengan RK.

Dalam kondisi bersimbah darah, korban mencoba mencari pertolongan, Untungnya malam itu ada warga yang melihat aksi pengeroyokan tersebut dan mencoba melarai serta menyelamatkan korban.

Warga dusun Teluk Kembang ini langsung membawa korban kerumah salah satu warga dan selanjutnya melarikan korban ke RSUD H Hanafie Bungo.

Kasus pengeroyokan sadis, keesokan harinya, dilaporkan oleh Anuar kakak korban ke Mapolsek Tebo Ulu dengan nomor LP/B- 36 / XI /2017/Jambi/Res Tebo/Sektor Tebo Ulu tanggal 23 November 2017. Sejak saat itu, ketiga pelaku menghilang dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kita dapat info, kalau otak pelaku bersembunyi dihutan dan kita langsung menuju TKP dan menangkap pelaku, sedangkan Barang bukti diamankan dari rumah orangtua pelaku, saat ini, pelaku bersama dengan BB diamankan di Mapolres Tebo, ketiga pelakh merupakan warga Teluk Kembang,"tegas Kasat. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement