Thursday, 23 November 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Selain oknum anggota DPRD Tebo yang ketangkap saat bersama teman wanitanya di kosan di wilayah Kabupaten Bungo dan sempat viral di dunia maya dalam dua hari ini, ternyata pada waktu dan tempat yang sama ada juga PNS Tebo turut tertangkap.

Mendengar informasi tentang adanya PNS Tebo diduga mesum ketangkap di Bungo ini, Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan pun angkat bicara.

Tak mau ketinggalan dengan sikap pimpinan DPRD Kabupaten Tebo yang akan membentuk tim guna mengklarifikasi anggotanya yang tertimpa masalah amoral ke Tempat Kejadian Perkara di Bungo, Pemkab Tebo pun akan melakukan tindakan yang serupa.
"Saya sudah mendapatkan laporan memang, tapi saya belum tau pasti siapa oknum PNS Tebo mesum ini. Besok kan kita akan rapat staf, sekalian nanti akan kita koordinasikan masalah ini biar tahu siapa PNS ini," jelas Syahlan saat dihubungi via HP, Rabu (22/11/2017).

Untuk tindak lanjut berikutnya lanjut Syahlan, koordinasi juga dilakukan dengan BKPSDM karena ini permasalahan yang menyangkut PNS dan Pemkab Tebo akan membentuk tim untuk turun ke tempat kejadian perkara seperti yang viral di dunia maya yakni di Kabupaten Bungo.

"Pasti Pemkab Tebo bentuk tim untuk turun ke tempat kejadian perkara untuk cek kebenarannya," tegas putra asli asal Teluk Kuali ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Tebo dihebohkan dengan isu salah seorang oknum anggota DPRD Tebo tertangkap sedang berduaan dengan seorang perempuan yang bukan istrinya di kamar kos wilayah Kabupaten Bungo.

Oknum anggota dewan ini diduga akan melakukan tindak asusila di kamar kos tersebut. Bahkan isu yang beredar mengatakan jika oknum anggota dewan tersebut sempat digrebek warga dan dikenakan sanksi adat.

Terkait hal ini, Wartono Triyan Kusumo Wakil DPRD Tebo dikonfirmasi mengaku jika dirinya sudah mengetahui isu tersebut. "Informasinya sudah tahu, tapi siapa oknumnya saya belum tahu, "ujar Tono sapaan politikus PDIP ini, Rabu (22/11/2017).

Karena isu ini sudah menyangkut dan mencoreng nama institusi, lanjut Tono, dirinya akan perintahkan Badan Kehormatan (BK) DPRD Tebo ke Bungo untuk mengklarifikasi terkait isu tersebut.

"Kita juga akan memanggil pihak media atau wartawan untuk mengklarifikasi isu ini, "tutupnya.

Dikutip dari kajanglako.com, salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Tebo Tertangkap sedang berduaan dengan seorang perempuan yang bukan istrinya di kamar kos yang berada di Kelurahan Batang Bungo, Kabupaten Bungo. Oknum anggota dewan ini diduga akan melakukan tidak asusila di kamar kos tersebut.

Berdasarkan Informasi yang diperoleh dari ketua RT 11 Kelurahan Batang Bungo, terkait ditangkapnya oknum anggota dewan tersebut, sudah digelar rapat adat secara tertutup. Rapat diadiri beberapa ninek mamak, pegawai syarak, beberapa ketua RT dan pemuda dari kelurahan Batang Bungo.

"Kami mengadakan rapat adat karena minggu malam kemarin, ada oknum anggota DPRD Kabupaten Tebo tertangkap diduga mesum didalam kamar kosan Pangeran," ungkap Ketua RT 11, dikonfirmasi secara ekslusif, Senin (20/11).

Ketua RT 11 mengatakan, pihaknya mengadakan rapat untuk memanggil pihak yang bersangkutan, bukan dari oknum DPRD tapi dari pemilik kosan. Rapat adat ini juga memberikan sanksi kepada pemilik kosan.

"Kami beri sanksi. Jika masih memberikan tamu kosan bukan suami istri, bakal ada sanksi lebih berat lagi bisa berupa diusir dan di tutup paksa kosan tersebut," ungkapnya lagi.

Sampai pemberitaan ini diterbitkan belum ada komentar dari Anggota DPRD yang bersangkutan. (red)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement