Polres Tebo Siaga, Terkait Dugaan Teroris Bakar Mapolres Dharmasraya

- 17:19:00
advertise here
PORTALTEBO.com - Peristiwa terbakarnya Mapolres Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat yang dilakukan oleh dua orang diduga teroris bersenjatakan panah yang tewas ditembak, berdampak pada tidak stabilnya keamanan nasional.

Pihak Kepolisian khususnya Polres Tebo langsung mengambil langkah untuk mengantisipasi dan menjaga keamanan di wilayah hukum Kabupaten Tebo. Polres Tebo langsung siaga baik itu di Polsek - polsek atau pun di Mapolres.

"Kita siaga," ujar Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat, Minggu (12/11/2017) saat dikonfirmasi terkait langkahnya menyikapi insiden Dharmasraya karena Dharmasraya langsung berbatasan dengan Kabupaten Tebo.

Seperti yang diberikan sejumlah media, telah terjadi kebakaran di Mapolres Dharmasraya, yang terjadi pada hari Minggu sekira pukul 02.45 wib yang mengakibatkan Seluruh Bangunan Utama Polres Dharmasraya hangus terbakar.

Adapun dugaan api berasal diduga dari Ruangan Belakang antara Ruang Siwas dengan Ruang Sitipol Polres Dharmasraya Polda Sumbar.

Personil Piket SPK melihat gumpalan asap yang tebal dan langsung mencoba untuk memadamkan Api Sambil berteriak mencari Pertolongan.

"Waktu itu api berasal dari Ruangan belakang, antara ruangan Siwas dan Sitipol," kata anggota SPK yang pada saat itu sedang piket.

Kapolres Dharmasraya, AKBP. Roedy Yoelianto S.IK, MH membenarkan tentang kejadian sekira pukul 03.00 wib telah terjadi kebakaran yang diduga kuat pada kebakaran itu, dibakar oleh 2 (dua) orang yang belom tau persis motif niat pembakaran.

"Kejadian itu terjadi sekitar pukul 03.wib dini hari (minggu, 12/11/2017) yang diduga pembakaran dengan sengaja oleh 2 (dua) orang yang belom tau motif pembakaran itu," kata Roedy.

Namun tak lama berselang, 2 ( dua ) unit Mobil Pemadam Kebakaran tiba di Polres Dharmasraya untuk memadamkan Api yang masih berkobar di Gedung Polres Dharmasraya, kemudian Salah satu Petugas Pemadam Kebakaran melihat Dua orang dengan Pakaian Hitam sambil memegang Busur Panah, dan kemudian Personil Polres Dharmasraya langsung mengepung 2 Orang yang dicurigai tersebut.

Namun orang tersebut melakukan perlawanan dengan melepaskan beberapa Busur Panah ke arah petugas sehingga personil Polres Dharmasraya melakukan tindakan tegas dengan menembakkan Peluru ke udara, akan tetapi kedua orang tersebut tetap melakukan perlawanan sehingga dilakukan penembakan kearah Kedua pelaku tersebut sehingga mengakibatkan Kedua orang tersebut meninggal dunia.

"2 ( dua ) unit mobil pemadam tiba dilokasi dengan cepat memadamkan api yang masih berkobar, kemudian personil dari anggota kita melihat orang tidak dikenal yang diduga pelaku pembakaran, anggota kita langsung mengepung sehingga terjadinya perlawanan, sudah beberapa kali anggota kita memberikan tembakan peringatan, namun pelaku sempat memberikan perlawanan dengan busur panah, sehingga anggota kita melakukan tembakan kearah pelaku," terang Roedy.

"Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan:
- 1 Busur Panah
- 8 Buah Anak Panah
- 2 buah Sangkur
- 1 Bilah Pisau Kecil
- 1 bh Sarung tangan warna hitam
- 1 lembar kertas yang berisikan Pesan Jihad dari “Saudara Kalian ABU ‘AZzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah, " tambah Roedy lagi.

Sehingga Kerugian materiil yang telah disebabkan kebakaran tersebut, seperti Seluruh Mako Polres, Rumah Jabatan / Rumdin Kapolres, dan Mobil Dinas Kapolres. (red)