Pekan Depan Kadis Pertanian Tebo Dikabarkan Akan Diperiksa, Terkait Kasus Embung Sungai Abang

- 12:19:00
advertise here
PORTALTEBO.com - Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultuta Tebo, Sarjono dikabarkan bakal diperiksa tim Tipikor Polres Tebo. Agenda pemeriksaan dijadwalkan pekan depan Selasa (14/11/2017).

Pemanggilan perdana Kadis Pertanian sebagai tersangka adalah tindak lanjut Tipikor pada kasus pembangunan proyek embung di Sungai Abang Kecamatan VII Koto tahun 2015 sillam.

Pasalnya, sejak Juli lalu penanganan kasus yang diduga merugikan negara senilai 1,6 miliar sudah melibatkan tim ahli hingga masuk ke BPK RI.

Terkait adanya kabar pemanggilan ini, Sarjono, Kadis Pertanian saat dikonfirmasi awalnya merasa kaget. Dirinya kuatir jika informasi pemanggilan dirinya berkembang luas kemasyarakat. "Kok tahu, sudah dapat info ya," tanya Sarjono.

Kendati demikian Sarjono mengakui adanya pemanggilan dirinya oleh Tipikor Polres Tebo. Pemanggilan ini lanjut dia terkait dugaan penyalagunaan anggaran pada kasus proyek embung. "Kalau dipanggil kita siap datang," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya pihak Tipikor Polres Tebo sebelumnya telah melakukan gelar perkara dan menyerahkan Surat Pemberitahuan dimulainya Penyidikan  (SPDP) terkait dugaan korupsi pada pembangunan Embung Sungai Abang Senilai Rp 1,6 Miliar oleh Dinas Pertanian Tebo, dan dalam waktu dekat ini bakal menetapkan tersangka.

Kanit Tipikor Reskrim Polres Tebo,  Bripka Sumarlin saat dikonfirmasi Rabu (3/8/2017) membenarkan bahwa proses penyelidikan Kasus Embung Sungai Abang sudah lengkap dan sudah melakukan gelar perkara. Bahkan kasus di Dinas Pertanian Tebo ini sudah SPDP.

"Gelar perkara sudah kita lakukan, bahkan sudah SPDP, jadi dalam waktu dekat ini akan kita tetapkan tersangkanya" ujar Sumarlin.

Perlu diktahuai bahwa sebelumnya, terkait kasus ini, Senin (16/5) dan Selasa (17/5) pihak Polres Tebo telah memanggil Kadis Pertanian Tebo, Ir Sarjono dan Pihak Rekanan yakni kuasa direktur CV Persada Antar Nusa, Faisal Utama untuk dimintai keterangan

Sebelumnya juga Pihak Reskrim Polres Tebo juga telah memanggil Sekretaris Dinas Pertanian selaku Pejabat Penata Usaha Keuangan (PPUK), Zaidi, dan PPTK Pengadaan Kontruksi Embung Sungai Abang, Kembar Ninggolan.

Jauh sebumnya pernah terlontar oleh Kasat Reskrim Lolres Tebo, AKP Sahlan bahwa Tidak dipungkiri untuk kasus seperti itu sudah jelas semuanya masuk jadi tersangka.

"Proyek ini besar, jelas dilakukan secara berjamaah," kata Sahlan

Kasus dugaan korupsi pada Pengadaan Kontruksi Embung Sungai Abang senilai 1,6 miliar oleh Dinas Pertanian Tebo ini berawal dari laporan masyarakat tentang proyek yang dikerjakan asal jadi. Bahkan dari pantauan dilapangan proyek yang dikerjakan dari dana DAK senilai 1,6 miliar tersebut  diluar ekspektasi dan terlihat asal jadi dan disesalkan banyak pihak. (red)