Thursday, 23 November 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Kasus Proyek embung di Desa Sungai Abang, VII Koto, Tebo temui fakta baru. Pada persidangan praperadilan penetapan Sarjono sebagai tersangka, kamis (22/11/2017) di Pengadikan Negeri (PN) Tebo, terungkap kalau proyek embung padi tersebut sudah dibayar 100 persen tapi pekerjaannya baru 73 persen. Fakta inilah yang terus diburu oleh termohon Polres Tebo.

Pada persidangan hari keempat ini, pihak Pemohon Ir Sarjono selaku Kepala Dinas Pertanian Tebo menghadirkan bukti-bukti dan saksi-saksi, ada sekitar 43 bukti yang diserahkan dan saksi yang dihadirkan sebanyak 3 saksi.

Saksi-saksi tersebut adalah sebagai tersangka Eko warga Desa Sungai Abang, Waliasmoro konsultan warga Jambi, Muslim ketua Tim dari Inpektorat Tebo.

Pada persidangan tersebut, teruang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) dari inspektorat, kalau ada temuan, yakni pekerjaan kurang volume dan banyak item yang tidak dikerjakan. Namun Muslim menyebutkan kalau semua yang direkomendasikan oleh Tim Isnpektorat sudah dikerjakan dan dilaksanakan semua oleh Ir Sarjono, mulai dari kekurangan volume, hingga pengembalian denda dan kerugian negara.

"Dari hasil akhir, segala rekomendasi yang kami buat semuanya sudah dilakukan, mulai dari kekurangan pekerjaan fisik hingga pebgembalian kerugian negara,"terang Muslim saksi dari Inspektorat Tebo.

Dari hasil temuan awal ditahun 2015, proyek baru dikerjakan mencapai 73 persen namun pencairan dana proyek sudah 100 persen, hal ini dibenarkan oleh Wali salah satu saksi dari konsultan pengawas. Menurut saksi, itu diperbolehkan, asalkan rekanan membuat perjanjian serta meninggalkan jaminan. "Proyek embung Sungai Abang tersebut, diperpanjang dan rekanan menyelesaikannya hingga perpanjangan pelaksanaan proyek,"terang Wali.

Saksi terakhir yang dihadiri Pemohon yakni Eko warga Sungai Abang, kepada hakim dan termohon serta pengunjung sidang, Saksi Eko hanya dimintai keterangan soal manfaat proyek embung padi yang saat jni dirasakan oleh warga. "Yang jelas saat ini proyek embung tersebut sangat bermanfaat bagi kami, warga Sungai Abang, kalau dulu sawah kami sulit dapatkan air, kini sawahkan tidak lagi mengalami kesulitan air,"ungkap Eko salah satu petani Sungai Abang. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement