Enam Desa di Kecamatan Muara Tabir Siaga Banjir, Air Sudah Kepung Rumah Warga

- 13:02:00
advertise here
PORTALTEBO.com  - Tingginya curah hujan sepekan terakhir membuat hulu sungai batang merangin hingga batang tabir terus meluap. Akibatnya beberapa desa di kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Jambi, masuk status siaga.

Desa tersebut adalah Tanah Garo, Olak Kemang, Tambun  Arang,  Pintas Tuo, Embacang Gedang, Bangko Pintas berstatus waspada.

Muklis warga Desa Bangko Pintas Muara Tabir mengungkapkan, debit air sungai batang tabir setiap harinya terus meningkat. Peningkatan debit air setiap hari antara 10 cm hingga 15 cm. Terlebih kata dia intensitas hujan sepekan terakhir terus meningkat. "Lah seminggu nih tiap malam pasti hujan. Semalam hujan lebat nian, kemarin air belum masuk, ha kini ko lah teganang lantai kami," ujarnya.

Semenyata itu Heru Purnomo, Camat Muara Tabir saat disambangi usai acara HUT PGRI kemarin mengatakan, keenam desa diwilayah Muara Tabir setiap tahun memang rawan banjir. Terlebih lanjut dia enam desa ini selain berdekatan dengan sepadan sungai topografi desa ini juga terbilang rendah. "Jadi kalau limpahan air dari hulu itu tinggi otomatis enam desa ini bakal banjir," sebutnya.

Untuk mengantisipasi tingginya korban banjir di muara tabir pemerintah desa baik kades, camat sudah berkoordinasi dengan pemkab tebo baik logistik, personil, posko dan tempat pengungsian. "Kemarin kita sudah rapat membahas antisipasi banjir. Pemkab sudah standbye menghadapi banjir," ucapnya.

Terakhir Heru menghimbau kepada seluruh warga di muara tabir untuk selalu siap siaga menghadapi bencana banjir. Kepada kepala desa juga diminya untuk sering memantau ketinggian air. "Ini sudah darurat. Secepatnya kita dan pemerintah mengambil tindakan kongkrit " ujarnya.

Pantauan koran ini didua lokasi rawan banjir Desa Pintas Tuo dan Bangko Pintas debit air sungai batang tabir terus meningkat. Kenaikan berkisar anyata 10'cm.hingga 15 cm. Bahkan beberapa rumah penduduk yang lokasi tepat dipinggiran sungai sudah mulai dikepung luapan air sungai bagang tabir. Hingga berita ini dirilis belum terlihat personil ataupun posko pengungsian yang didirikan untuk mengevakusi korban banjir. (red)