Cacat Hukum, Hakim Kabulkan Gugatan Praperadilan Sarjono

- 11:56:00
advertise here
PORTALTEBO.com – Putusan Pengadilan Negeri (PN) Tebo menyatakan bahwa gugatan praperadilan Sarjono Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan (DTPH Dan KP) Kabupaten Tebo, diterima oleh hakim tunggal Riki Ferdinan, SH. Putusan ini dibacakan di PN Tebo, Senin (27/11/2017).

Hakim memberikan putusan tersebut setelah menimbang sejumlah hal diantaranya, bukti dan saksi-saksi yang diajukan oleh kedua belah pihak.

Dalam putusan hakim PN Tebo itu, penetapan status tersangka Sarjono tidak sah. "Hakim menyatakan penetapan pemohon Sarjono sebagai tersangka dinyatakan tidak sah,” ujar Andri Lesmana, SH, MH Himas PN Tebo Kelas II dikonfirmasi sejumlah wartawan diruang kantornya.

Menurut Andri, pada hasil persidangan, hakim berpendapat bahwa dua alat bukti yang dihadirkan oleh termohon (Polres Tebo) tidak terpenuhi. Sehingga, kata dia, penetapan Sarjono sebagai tersangka cacat demi hukum.

"Jadi penetapan tersangka batal demi hukum karena tidak terpenuhinya dua alat bukti,"tutup Andri.

Sebelumnya, Sarjono telah menggugat di pengadilan atas penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Embung Sungai Abang Kecamatan VII Koto.

Setelah menjalani persidangan selama 7 hari, hakim memutuskan menerima gugatan praperadilan Sarjono atau status tersangka Sarjono dibatalkan karena cacat hukum. Pada sidang putusan ini dihadiri para pengacara Sarjono dan kuasa hukum Polres Tebo. (p01)