Friday, 3 November 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Kronologi penghentian paksa oleh warga desa pulau tengah, kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, terhadap pembukaan jalan Lubuk Pungguk - Koto Rawang, bukan tanpa alasan.

Menurut dokumen yang diterima redaksi diketahui bahwa jauh bulan sebelumnya pemerintah desa sudah menyampaikan surat keberatan atau penolakan ke bupati bahkan pertemuan pun sempat dilakukan.

Surat penolakan desa terhadap proyek ini setidaknya sudah dilayang sebanyak 3 kali sejak April hingga Oktober 2017 kemarin.

"Namun menurut pantauan kami pada hari sabtu (28/10) pelaksanaan pembukaan jalan yang melewati hutan adat ini tetap dikerjakan sehingga pada hari itu kami menggelar rapat kembali," ujar Sasta Emjaya, Kepala Desa Pulau Tengah, Jangkat, memaparkan.

Hasil rapat tersebut lanjut Sasta, kembali mereka tegaskan ke Bupati Merangin, Alharis, terdiri beberapa poin melalui surat.

Pertama, meminta Bupati Merangin menghentikan pembukaan jalan yang melewati hutan adat Gento Rajo sebab kawasan tersebut sudah ditetapkan menteri lingkungan hidup dan kehutanan (Men LHK) sebagai hutan adat dengan SK nomor : 5533/MENLHK-PSKL/PKTHA/PSL-2-10-2017, Seluas 520 hektar.

Kedua meminta penjelasan Bupati dalam waktu sesingkat-singkatnya kenapa masih dilakukan proyek atau pembukaan jalan di jalur tersebut.

"sebenarnya kami masyarakat mengizinkan pembukaan jalan ke Koto Rawang asal melewati jalur yang sudah disepakati yaitu jalur lama dari dusun Koto jayo atau Muara langkap," kata Kepala Desa Pulau Tengah ini.

Sebab lanjut Sasta, Apabila melewati jalan tersebut hutan adat tidak terganggu bahkan mereka juga siap bertanggung jawab terhadap pembebasan lahannya.

Sebagai informasi hutan adat Gento Rajo yang ada di desa pulau tengah, jangkat, adalah salah satu hutan adat yang baru sepekan lalu (27/10) SK nya diserahkan oleh Presiden RI, Joko Widodo, kepada Kepala Desa Pulau Tengah di Istana Negara dengan dasar sebagai sumber air bagi penduduk sekitar.

Sementara proyek pembukaan jalan sendiri bersumber dari APBD Kabupaten Merangin untuk Pembukaan jalan Lubuk Pungguk-Koto Rawang, Senilai Rp994 juta yang dikerjakan oleh CV Paye More Rawang.

"Karena berkali-kali permintaan warga diabaikan jadi jangan salahkan kami lagi jika dilapangan pembukaan jalan ini dihentikan dulu," ujar Amin, salah seorang warga sekitar menimpali. (p11) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement