Banjir di Kecamatan Muara Tabir Menyurut, Jumroh : Tidak Ada Korban Jiwa

- 10:54:00
advertise here
Foto : Facebook Siskarno Brigez Gengser Siskarno 
PORTALTEBO.com - Banjir yang merendam Kecamatan Muara Tabir beberapa hari ini mulai menyurut. Hal ini dikatakan oleh Heru Purnomo Camat Muara Tabir, Rabu (29/11/2017).

"Airnya mulai menyurut, "kata Heru dikonfirmasi media ini.

Dijelaskan camat, banjir terparah ada di dua desa yakni desa Ulak Kemang dan Tanah Garo.

Di desa Ulak Kemang, ada sekitar 256 rumah yang terendam, sedangkan di desa Tanah Garo sedikitnya ada 420 rumah juga terendam.

Tidak hanya merendam rumah warga, lanjut Camat, banjir juga merendam fasilitas umum seperti jalan, sekolah dan fasilitas umum lainnya.

Saat ditanya berapa kerugian dan apakah ada korban jiwa, Camat mengatakan, "Korban jiwa tidak ada. Kalo kerugian masih direkap untuk dilaporkan ke BPBD dan Dinas Sosial Tebo, "kata dia.

Terpisah, Jumroh Kepala BPBD Tebo saat dikonfirmasi terkait banjir di wilayah Kabupaten Tebo, mengaku belum menerima laporan resmi dari Camat maupun kades terkait dampak banjir.

Namun, bilang dia, terkait banjir di Kecamatan Muara Tabir, air sudah mulai menyurut, "Laporan secara lisan dari camat Muara Tabir, air sudah mulai menurun atau menyurut. Camat juga ngomong kalo hari ini mau melaporkan data terkait dampak banjir,"kata Jumroh.

Menurut Jumroh, banjir atau air yang merendam Kecamatan Muara Tabir merupakan kiriman daei Kabupaten Merangin. "Sejauh ini belum ada korban jiwa. Berapa kerugian akibat banjir juga belum bisa diperkirakan karena belum ada laporan yang masuk, "kata dia lagi.

Untuk itu, Jumroh menghimbau kepada seluruh camat se Kabupaten Tebo yang terkena musibah banjir agar segera melaporkan ke BPBD. "Kita minta kepada camat agar membuat laporan harian, agar kita bisa mempersipakan bantuan dan antisipasi dari dampak banjir, "pungkasnya. (p01)