ADVETORIAL : DPRD Tebo Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi

- 17:46:00
advertise here
PORTALTEBO. com-Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Tebo pada Jumat (17/11/2017) melaksanakan Rapat Paripurna dalam Rangka Penyampain pendapat Akhir Frak-fraksi DPRD Kabupaten TeboTerhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tebo Tentag Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) Kabupaten Tebo tahun Anggaran 2018.

Dalam Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tebo, Agus Rubyanto, para Wakil Ketua DPRD Tebo, Syamsurizal dan Wartono Trian Kusumo beserta para anggota DPRD Tebo, Bupati Tebo, H Sukandar, Wakil Bupati Tebo, Syahlan Sekda kabupaten Tebo, Abu Bakar, para Forkopimda serta para OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tebo.

Wakil Ketua DPRD Tebo Wartono Triyan Kusuma, sebagai juru bicara yang mewakili seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Tebo menyampaikan pandangan akhir fraksi. Dalam penyampaiannnya, Wartono menyebutkan bahwa pembahasan APBD tahun Anggaran 2018 telah melalui mekanisme dan procedural secara yuridis memenuhi dari tahapan-tahapan pembahsan, melalui rapat fraksi-fraksi dan rapat kerja hearing komisi-komisi dengan kepala organisasi perangkat daerah, serta melalui rapat badan anggaran DPRD bersama TAPD Pemerinath Kabupaten Tebo.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan padangan fraksi-fraksi seperti fraksi Golkar meminta agara pemrinatah Kabupaten tebo melakukan evaluasi terhadap kinerja para OPD. Selain itu juga dirinya berharap pemerinatah Kabuoate tebo juga lebih serius dalam melakukam pengawasan terhadap proyek-proyejk fisik agar hasilnya bisa maksimal dan tidak lagi terjadi keterlebatan dalam pengerjaan sehingga merugikan masyarakat. Sedangkan Fraksi PDI Perjuangan berharap OPD dalam menyusun program memang betul-betul sesuai dengan kebuthan masayrakat.Selain itu pembanguna fisik seperti jalan juga harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta terhaddap disiplin dan kinerja PNS yang harus ditingkatkan.

Begitu juga catatan dari Fraksi Demokrat, Pemrinath Kabupaten Tebo diharapkan bisa segera melakukan lelang jebatan terhadap eselon II karena sudah memasuki 6 bulan sejak dilantik sebagai bupati. Sedangkan untuk Fraksi Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi nasional Demokrat Kebangkitan Bangsa dan Fraksi Nurani Sejahtera dalam menyampaikan penyampaikan padnagan akhirnya lebih menekankan kepada Pemerintah Kabupaten tebo dalam memaksimalkan sumber-sumber PAD Kabupaten tebo agar PAD Kabupaten tebo bisa mengalami peningkatan.

“Beberapa catatan sebagai masukan dari farksi-fraksi DPRD semoga dapat dijadikan sebagai bahan perbaikan dala, melaksankan tata kelola pemerinatah untuk masa yang akan dating demi kemakmuran masayrakat Kabupaten tebo,” ujar Wartono sambil menyudahi penyanmpain pandnagan Akhir fraksi.


Bupati Tebo, Sukandar dalam sambutannya mengtatakan bahwa rancangan APBD Kabupaten Tebo 2018 merupakan langkah strategis karena pada atahun pertama sehingga merupkan rencana pembanguna jangka menangah kabupaten tebo lima tahun ke depan. “pelaksanaan APBD tahun 2018 nanti tentunya upaya strategis dalam mempercepat dalam mewujudkan visa Kabupaten Tebo menuju Tebo tuntas 2022 sebagai mana yang kita citakan bersama,” ujar bupati.

Selain itu, Bupati Juga menyampaikan bahwa secara umum APBD Tahun anggran 2018 masih memprioritaskan untuk melengkapi pembangunan infrastruktur yang belum ada seperti pembukaan jalanpenghubung antar desa dan peningkatan kualitas kesehatan, lingkungan sekolahsertta pelayanan dasar lainnya. Selain itu, Pemrinatah kabupaten Tebo juga terus membangun Imtak yaitu pembangunan Islamic center di setiap kecamatan.


“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesedian anggota dewan yang terhormat untuk meluangkan waktu , tenaga dan pikiran, dalam mempercepat tujuan pembangunan di bumi sreentak galah serungkah dayung Kabupaten tebo yang kita cintai,"pungkas.(p01/adv)