Tuesday, 17 October 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Pembangunan Los Pasar Minggu yang berada di Desa Teluk Rendah Pasar Kecamatan Tebo Ilir menuai sorotan dari kalangan masyarakat. Pasalnya, pembangunan pasar tersebut tidak ada ketransparanan, baik dengan masyarakat maupun pihak desa setempat.

Rauyni, Kepala Desa Teluk Rendah Pasar saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya tidak tau banyak tentang pembangunan pasar yang berada didesanya tersebut.

"Memang ada yang datang menemui saya mengaku sebagai kontraktor, dan mengatakan bahwa akan dibangun Los Pasar sebanyak 2 Unit, dengan anggaran 770 juta rupiah," katanya.

Lanjutnya, pada saat itu yang mengaku sebagai Kontraktor juga mengatakan bahwa anggaran tersebut adalah anggaran dari APBD, namun dirinya tidak tau persis soal pembangunan tersebut.

"Sayo juga tidak tau pasti, apa itu dana dari APBD Provinsi atau dana dari APBD Kabupaten," terangnya.

Sepanjang pelaksanaan itu dikerjakan, dirinya tidak melihat berapa konstruksi Los Pasar tersebut dibangun. Tapi sepanjang pelaksanaan pekerjaan itu baru terlihat berapa yang dibangun.

"Saya juga tidak tau berapa yang akan dibangun, dan selain itu tidak ada juga papan Plang Pemberitahuan berapa jumlahnya, berapa Volumenya," tegasnya.

Sampai saat ini (kemarin,red) Rauyani menegaskan tidak ada ketransparanan baik dari pihak Kontraktor maupun pekerja.

"Sampai saat ini saya tidak tau, yang terlihat hanya ada 2 Los Pasar, namun saya tidak tau berapa lapak dalam 1 Los tersebut," tegasnya.

Untuk itu dirinya menegaskan, agar bangunan pasar ini tidak hanya sekedar dibangun dan asal jadi, yang paling penting adalah kwalitasnya.

"Inikan untuk kemaslahatan Masyarakat banyak, dan ini bukan hanya untuk masyarakat Desa Teluk Rendah Pasar saja, tapi ini untuk semua masyarakat yang ada disekitar Desa Teluk Rendah Pasar," pungkasnya. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement